Semarang, Sebagai kota pelabuhan, wajar jika penularan
HIV/AIDS di Semarang termasuk paling tinggi di Jawa Tengah. Namun
masalah utamanya bukan pada para pelaut, melainkan justru sopir truk
yang suka jajan di sepanjang Pantai Utara (Pantura) Jawa.
Saat
melakukan perjalanan jauh, para sopir truk yang diistilahkan sebagai
'trucker' ini sering terlibat transaksi seks di sepanjang Jalur Pantura.
Karena mobilitasnya sangat tinggi, sopir-sopir ini mudah sekali
menyebarkan Human Immunodeficiency Virus (HIV) dari satu tempat ke
tempat lain.
Anggota Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Jawa
Tengah, Dra Tjondrorini, MKes mengatakan mobilitas para sopir truk yang
tinggi juga menyulitkan upaya pencegahan. Jangankan untuk melakukan
pemeriksaan, untuk menerima penyuluhan saja para sopir akan sulit
dikumpulkan.
"Akhirnya kami hanya mengandalkan upaya pencegahan
dari sisi penyedia jasa, yakni para pekerja seksnya," ungkap Bu Rini,
demikian ia biasa disapa dalam perbincangan singkat dengan detikHealth
di Hotel Santika Semarang, Senin malam (14/11/2011).
Salah satu
upaya yang dilakukan KPA Jawa Tengah adalah menyosialisasikan penggunaan
kondom di kalangan perempuan pekerja seks. Inipun tidak selalu
berhasil, sebab para pekerja seks sering kehilangan pelanggan akibat
terlalu memaksakan penggunaan kondom.
Selain Jalur Pantura, Bu
Rini mengatakan lokasi lain yang juga diwaspadai sebagai titik-titik
rawan penularan HIV di Jawa Tengah adalah tempat wisata khususnya
Baturaden dan Bandungan. Di daerah ini biasanya banyak tempat karaoke,
yang sebenarnya menjadi lokasi prostitusi terselubung.
"Tempat
karaoke biasanya hanya menjadi tempat transaksi saja, aktivitas seks
selanjutnya dilakukan di tempat lain. Ini juga kami waspadai karena
memang lebih sulit dipantau dibanding lokalisasi," ungkap Bu Rini yang
juga menjabat sebagai Kepala Bidang Keluarga Berencana (KB) di BKKBN
Jawa Tengah.
DESA : KEBUNDADAP TIMUR - KECAMATAN: SARONGGI - KABUPATEN: SUMENEP - Berkarya demi terwujudnya masyarakat informatif sebagai dasar bagi pembentukan masyarakat madani yang sehat, cerdas, trampil, kreatif, inovatif, produktif dan mandiri.
Tampilkan postingan dengan label kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kesehatan. Tampilkan semua postingan
Senin, 14 November 2011
PONKESDES
Mengacu
pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Jawa
Timur Tahun 2009-2014, maka pembangunan kesehatan diselenggarakan
berdasarkan arah dan kebijakan pembangunan daerah yang dilakukan oleh
semua potensi yang terdiri dari masyarakat, swasta, dan pemerintah
secara sinergis dan berhasil guna mencapai derajat kesehatan masyarakat
yang setinggi-tingginya.
Masyarakat
sehat merupakan investasi yang sangat berguna untuk mencapai Visi
Pembangunan di Jawa Timur yaitu : "Mewujudkan Masyarakat Jawa Timur yang
Makmur dan Berakhlak di dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia"
dengan Misinya : "Makmur Bersama Wong Cilik"
Untuk
mewujudkan Visi Pembangunan di Jawa Timur tersebut, perlu dilakukan
pendekatan akses dan peningkatana kualitas pelayanan kesehatan kepada
masyarakat dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan masyarakat yang
setinggi-tingginya di Jawa Timur. Salah satu programnya adalah
pengembangan Pondok Bersalin Desa (Polindes) menjadi Pondok Kesehatan
Desa (Ponkesdes) yang telah ditetapkan dalam Peraturan Gubernur Nomor 4
Tahun 2010 tentang Pondok Kesehatan Desa di Jawa Timur.
PONKESDES
adalah sarana pelayanan kesehatan yang berada di desa atau kelurahan
yang merupakan pengembangan dari Pondok Bersalin Desa (Polindes) sebagai
jaringan Puskesmas dengan tenaga minimal perawat dan bidan dalam rangka
mendekatkan akses dan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan
Visi Ponkesdes : "Terwujudnya
Desa/Kelurahan Sehat Menuju Kecamatan Sehat". Visi tersebut merupakan
pengembangan dari visi Puskesmas yakni terwujudnya kecamatan sehat.
Gambaran
dari desa/kelurahan sehat adalah kondisi dimana suatu desa berada dalam
lingkungan yang sehat masyarakatnya, berperilaku hidup bersih dan
sehat, serta mudah menjangkau dan dijangkau pelayanan kesehatan yang
berkualitas.
Misi : Untuk mewujudkan visi tersebut di atas, maka misi yang dilaksanakan adalah :
1. Menggerakkan masyarakat desa/kelurahan,agar menciptakan lingkungan desa/kelurahan yang sehat
2. Mendorong kemandirian hidup sehat bagi keluarga dan masyarakat di desa/kelurahan
3. Memelihara dan meningkatkan mutu pelayanan kesehatan dasar di Ponkesdes
4. Memelihara dan meningkatkan kesehatan perorangan,keluarga,masyarakat desa/kelurahan
Tujuan Ponkesdes :
Tujuan
Ponkesdes adalah meningkatkan akses pelayanan kesehatan serta
menyelenggarakan pelayanan kesehatan yang berkualitas untuk meningkatkan
kesadaran, kemauan dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang yang
bertempat tinggal di desa/kelurahan agar tercapai derajat kesehatan
masyarakat yang setingi-tingginya.
Minggu, 13 November 2011
Batasi Penggunaan Antibiotik
Kecerobohan dokter umum ataupun petugas kesehatan dalam memberikan
antibiotik untuk mengobati berbagai penyakit infeksi membuat banyak
penderita pneumonia mengalami kebal antibiotik. Bahkan, pada
sejumlah kasus di Indonesia, kekebalan sudah mencapai tahap akhir
sehingga tak ada lagi obat yang dapat digunakan untuk menyembuhkan.
Guru Besar Paru dan Kedokteran Respirasi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Hadiarto Mangunnegoro di Jakarta, Sabtu (12/11), menegaskan, tidak semua penyakit yang ditimbulkan oleh kuman membutuhkan antibiotik untuk pengobatannya.
Pemberian antibiotik harus memperhitungkan riwayat penyakit yang dialami pasien sebelumnya. Konsumsi antibiotik pasien juga harus diperhatikan, seperti jenis, dosis, dan masa pemberian antibiotik. Antibiotik harus diberikan berdasarkan uji laboratorium yang lengkap.
”Banyak antibiotik diberikan hanya berdasarkan pengalaman sehingga sering kali antibiotik yang diberikan tak cocok dengan jenis kumannya,” kata Ketua Umum Perhimpunan Dokter Paru Indonesia M Arifin Nawas.
Pemberian antibiotik secara asal-asalan itu banyak dilakukan dokter umum. Akibatnya, ketika penyakit semakin parah dan ditangani dokter spesialis, kekebalan antibiotik sudah terjadi sehingga menjadi sulit ditangani.
Kondisi itu diperparah dengan buruknya pemahaman masyarakat dalam mengonsumsi antibiotik. Mereka sering kali tidak mengonsumsinya hingga tuntas karena merasa kondisi tubuh sudah membaik. Selain itu, buruknya pengawasan penjualan antibiotik juga membuat masyarakat bebas membeli antibiotik.
Martahan Sitorus dari Subdirektorat Pengendalian Infeksi Saluran Pernapasan Akut, Kementerian Kesehatan, mengakui rendahnya kemampuan dokter, khususnya yang bertugas di puskesmas, dalam mematuhi aturan pemberian antibiotik.
Sejumlah tenaga kesehatan sudah mendapat pelatihan penggunaan antibiotik. Namun, karena kendali tenaga kesehatan ada pada pemerintah daerah, banyak tenaga kesehatan yang sudah dilatih dipindahkan posisinya hingga manfaat pelatihan tak optimal.
Penyebab kematian utama
Pneumonia adalah salah satu jenis radang paru yang bisa disebabkan oleh virus, bakteri, atau jamur. Karena penyebabnya kuman, pengobatan utama harus menggunakan antibiotik. Gejala penyakit ini mirip dengan influenza biasa, seperti demam, sakit kepala, batuk, nyeri dada, hingga sakit pada otot.
Penyakit ini banyak diderita anak berusia di bawah lima tahun (balita) dan para lansia. Pneumonia juga banyak menjadi penyakit penyerta penderita penyakit jantung, diabetes, dan beberapa jenis kanker.
Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan, Kementerian Kesehatan, Tjandra Yoga Aditama mengatakan, pneumonia merupakan penyebab kematian 13,2 persen anak balita dan 12,7 persen anak di Indonesia. Profil Kesehatan Indonesia 2010 menempatkan pneumonia sebagai penyebab kematian tertinggi pasien rawat inap di rumah sakit sebesar 7,60 persen, jauh lebih tinggi daripada kematian akibat cedera.
Menurut Hadiarto, meningkatnya angka harapan hidup masyarakat Indonesia dan perkembangan penyakit non-infeksi yang mulai banyak menyerang kelompok usia produktif membuat jumlah penderita pneumonia terus membengkak. Banyaknya kelompok orang dewasa yang menderita pneumonia membuat beban ekonomi yang harus ditanggung tinggi.
”Jika antibiotik diberikan secara tepat, sesuai dosis, jenis, dan pola kuman di setiap daerah, pneumonia tanpa komplikasi dapat sembuh hanya dalam waktu 5-7 hari,” ujarnya.
Sesudah tiga hari pasca-pemberian antibiotik, dokter harus melihat respons antibiotik yang diberikan. Jika sesuai, pemberian antibiotik tinggal dituntaskan dua hingga lima hari berikutnya.
Guru Besar Paru dan Kedokteran Respirasi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Hadiarto Mangunnegoro di Jakarta, Sabtu (12/11), menegaskan, tidak semua penyakit yang ditimbulkan oleh kuman membutuhkan antibiotik untuk pengobatannya.
Pemberian antibiotik harus memperhitungkan riwayat penyakit yang dialami pasien sebelumnya. Konsumsi antibiotik pasien juga harus diperhatikan, seperti jenis, dosis, dan masa pemberian antibiotik. Antibiotik harus diberikan berdasarkan uji laboratorium yang lengkap.
”Banyak antibiotik diberikan hanya berdasarkan pengalaman sehingga sering kali antibiotik yang diberikan tak cocok dengan jenis kumannya,” kata Ketua Umum Perhimpunan Dokter Paru Indonesia M Arifin Nawas.
Pemberian antibiotik secara asal-asalan itu banyak dilakukan dokter umum. Akibatnya, ketika penyakit semakin parah dan ditangani dokter spesialis, kekebalan antibiotik sudah terjadi sehingga menjadi sulit ditangani.
Kondisi itu diperparah dengan buruknya pemahaman masyarakat dalam mengonsumsi antibiotik. Mereka sering kali tidak mengonsumsinya hingga tuntas karena merasa kondisi tubuh sudah membaik. Selain itu, buruknya pengawasan penjualan antibiotik juga membuat masyarakat bebas membeli antibiotik.
Martahan Sitorus dari Subdirektorat Pengendalian Infeksi Saluran Pernapasan Akut, Kementerian Kesehatan, mengakui rendahnya kemampuan dokter, khususnya yang bertugas di puskesmas, dalam mematuhi aturan pemberian antibiotik.
Sejumlah tenaga kesehatan sudah mendapat pelatihan penggunaan antibiotik. Namun, karena kendali tenaga kesehatan ada pada pemerintah daerah, banyak tenaga kesehatan yang sudah dilatih dipindahkan posisinya hingga manfaat pelatihan tak optimal.
Penyebab kematian utama
Pneumonia adalah salah satu jenis radang paru yang bisa disebabkan oleh virus, bakteri, atau jamur. Karena penyebabnya kuman, pengobatan utama harus menggunakan antibiotik. Gejala penyakit ini mirip dengan influenza biasa, seperti demam, sakit kepala, batuk, nyeri dada, hingga sakit pada otot.
Penyakit ini banyak diderita anak berusia di bawah lima tahun (balita) dan para lansia. Pneumonia juga banyak menjadi penyakit penyerta penderita penyakit jantung, diabetes, dan beberapa jenis kanker.
Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan, Kementerian Kesehatan, Tjandra Yoga Aditama mengatakan, pneumonia merupakan penyebab kematian 13,2 persen anak balita dan 12,7 persen anak di Indonesia. Profil Kesehatan Indonesia 2010 menempatkan pneumonia sebagai penyebab kematian tertinggi pasien rawat inap di rumah sakit sebesar 7,60 persen, jauh lebih tinggi daripada kematian akibat cedera.
Menurut Hadiarto, meningkatnya angka harapan hidup masyarakat Indonesia dan perkembangan penyakit non-infeksi yang mulai banyak menyerang kelompok usia produktif membuat jumlah penderita pneumonia terus membengkak. Banyaknya kelompok orang dewasa yang menderita pneumonia membuat beban ekonomi yang harus ditanggung tinggi.
”Jika antibiotik diberikan secara tepat, sesuai dosis, jenis, dan pola kuman di setiap daerah, pneumonia tanpa komplikasi dapat sembuh hanya dalam waktu 5-7 hari,” ujarnya.
Sesudah tiga hari pasca-pemberian antibiotik, dokter harus melihat respons antibiotik yang diberikan. Jika sesuai, pemberian antibiotik tinggal dituntaskan dua hingga lima hari berikutnya.
Senin, 07 November 2011
Kenali Diabetes pada Anak
Inisiatif International Diabetes Federation dan WHO, setiap 14
November dirayakan sebagai Hari Diabetes Dunia. Ini menandai ulang tahun
Dr Frederick Banting yang berperan menemukan insulin: hormon pengobatan
diabetes yang menyelamatkan banyak jiwa. Lalu, tahukah Anda diabetes
pada anak?
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan, lebih dari 220 juta orang di dunia mengidap diabetes. Jumlah ini mungkin akan lebih dari 2 kali lipat pada 2030 tanpa intervensi bersama. Hampir 80 persen kematian pasien diabetes terjadi di negara berpenghasilan rendah-menengah.
Di tengah kondisi itu, perhatian banyak pihak umumnya masih terfokus pada penderita diabetes dewasa. Padahal, anak dengan diabetes tak kalah memerlukan perhatian dan bantuan.
World Diabetes Foundation menyarankan untuk mencurigai diabetes jika ada anak dengan gejala klinis khas, yaitu 3P dan kadar gula darah (GD) tinggi, di atas 200 mg/dl. GD yang tinggi menyebabkan molekul gula terdapat di dalam air kencing, yang normalnya tak mengandung gula, sehingga sejak dulu disebut penyakit kencing manis.
Gejala 3P adalah polifagi (sering makan karena rasa lapar yang berulang), polidipsi (sering minum karena rasa haus yang berulang), dan poliuri (sering kencing, termasuk mengompol pada malam hari pada anak yang biasanya sudah tidak mengompol, atau pamit kencing berulang saat jam pelajaran di kelas).
Diabetes pada anak umumnya disebut tipe 1, yaitu pankreas rusak dan tak lagi mampu memproduksi insulin dalam jumlah memadai sehingga terjadi defisit absolut insulin. Sebaliknya, diabetes pada orang dewasa umumnya disebut tipe 2, yaitu terjadi kerusakan sel tubuh meskipun insulin sebenarnya tersedia memadai sehingga terjadi defisit relatif insulin.
Diabetes tipe 1 pada anak sering kali didahului keluhan sakit perut berulang dan riwayat infeksi virus, seperti parotitis (atau gondhongen), cacar air (cangkrangen), diare akut, dan flu singapura (HMFD), yang diikuti penyebaran virus sampai ke dan merusak pankreas.
Komplikasi
Diabetes menyebabkan komplikasi akut (jangka pendek) dan kronis (jangka panjang). Komplikasi akut yang dapat berujung pada kematian pasien adalah hiperglikemi (GD tinggi) karena diabetes belum diobati serta hipoglikemi (GD rendah) karena pengobatan yang berlebihan.
Komplikasi kronis adalah kelainan pembuluh darah besar di jantung dan otak ataupun pembuluh darah kecil pada mata, ginjal, dan serabut saraf. Hiperglikemi dapat menyebabkan anak selalu lapar, sering kencing, dehidrasi, lemah, kejang, penurunan kesadaran, dan meninggal mendadak. Hipoglikemi sering membuat anak emosional, mudah marah, lelah, keringat dingin, pingsan, dan kerusakan sel permanen sehingga mengganggu fungsi organ dan proses tumbuh kembang anak.
Penyakit jantung koroner, gagal ginjal, kebutaan, mati rasa, atau meninggal di usia dewasa muda merupakan komplikasi kronis diabetes yang biasanya terjadi setelah anak jadi remaja.
Komplikasi akut hiperglikemi saat ini merupakan titik masuk kecurigaan dokter akan diabetes pada anak. Adanya shock, dehidrasi, kejang, koma, dan kematian mendadak masih diduga disebabkan penyakit yang umum, seperti DBD, diare akut, pneumonia, infeksi otak, apendisitis, atau penyakit lain yang lebih sering.
Kalau tidak dicurigai diabetes dan GD tidak diperiksa, hampir pasti pasien anak akan meninggal karena kesalahan tata laksana medis dengan diagnosis akhir tidak tegak.
Pengobatan
Diabetes tipe 1 pada anak memerlukan pengobatan dengan injeksi insulin, berbeda dengan orang dewasa yang lebih banyak memerlukan obat anti- diabetes oral (OAD) yang ditelan. Insulin diberikan untuk mengatasi komplikasi akut, mencegah kematian dini, mengurangi risiko terjadinya komplikasi kronis, dan mendukung aktivitas harian bersama teman sebaya, termasuk proses tumbuh kembang yang optimal.
Anak diabetes harus diberikan injeksi insulin seumur hidup meskipun sedang sakit, sehat, dalam perjalanan, ataupun menginap di luar rumah, bahkan dalam aktivitas lain.
Pengaturan makan dan olahraga merupakan hal yang tak kalah penting. Namun, anak tak perlu diet atau pengurangan porsi makan seperti penderita dewasa, kecuali jika anak tersebut kegemukan (obesitas).
Semua anak, meskipun menderita diabetes, perlu makanan yang cukup untuk mendukung proses tumbuh kembang. Olahraga dan bermain segala bentuk permainan, termasuk yang menguras tenaga dengan teman sebaya, juga harus tetap dilakukan dan tak boleh dibatasi.
Olahraga dan bermain bersama tersebut sebaiknya merupakan aktivitas yang terencana dengan baik sehingga dosis insulin dapat disesuaikan dengan tinggi rendahnya GD, sehubungan dengan peningkatan kerja otot dalam aktivitas olahraga dan bermain tersebut.
Hari Diabetes Dunia pada 14 November sebenarnya juga mengingatkan akan adanya diabetes pada anak yang perlu diwaspadai. Injeksi insulin sesegera mungkin, setiap hari, dan seumur hidup merupakan salah satu pilar penting dalam pengobatan diabetes pada anak.
FX WIKAN INDRARTO Dokter Spesialis Anak pada Rumah Sakit Bethesda Yogyakarta; Alumnus S-3 Universitas Gadjah Mada
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan, lebih dari 220 juta orang di dunia mengidap diabetes. Jumlah ini mungkin akan lebih dari 2 kali lipat pada 2030 tanpa intervensi bersama. Hampir 80 persen kematian pasien diabetes terjadi di negara berpenghasilan rendah-menengah.
Di tengah kondisi itu, perhatian banyak pihak umumnya masih terfokus pada penderita diabetes dewasa. Padahal, anak dengan diabetes tak kalah memerlukan perhatian dan bantuan.
World Diabetes Foundation menyarankan untuk mencurigai diabetes jika ada anak dengan gejala klinis khas, yaitu 3P dan kadar gula darah (GD) tinggi, di atas 200 mg/dl. GD yang tinggi menyebabkan molekul gula terdapat di dalam air kencing, yang normalnya tak mengandung gula, sehingga sejak dulu disebut penyakit kencing manis.
Gejala 3P adalah polifagi (sering makan karena rasa lapar yang berulang), polidipsi (sering minum karena rasa haus yang berulang), dan poliuri (sering kencing, termasuk mengompol pada malam hari pada anak yang biasanya sudah tidak mengompol, atau pamit kencing berulang saat jam pelajaran di kelas).
Diabetes pada anak umumnya disebut tipe 1, yaitu pankreas rusak dan tak lagi mampu memproduksi insulin dalam jumlah memadai sehingga terjadi defisit absolut insulin. Sebaliknya, diabetes pada orang dewasa umumnya disebut tipe 2, yaitu terjadi kerusakan sel tubuh meskipun insulin sebenarnya tersedia memadai sehingga terjadi defisit relatif insulin.
Diabetes tipe 1 pada anak sering kali didahului keluhan sakit perut berulang dan riwayat infeksi virus, seperti parotitis (atau gondhongen), cacar air (cangkrangen), diare akut, dan flu singapura (HMFD), yang diikuti penyebaran virus sampai ke dan merusak pankreas.
Komplikasi
Diabetes menyebabkan komplikasi akut (jangka pendek) dan kronis (jangka panjang). Komplikasi akut yang dapat berujung pada kematian pasien adalah hiperglikemi (GD tinggi) karena diabetes belum diobati serta hipoglikemi (GD rendah) karena pengobatan yang berlebihan.
Komplikasi kronis adalah kelainan pembuluh darah besar di jantung dan otak ataupun pembuluh darah kecil pada mata, ginjal, dan serabut saraf. Hiperglikemi dapat menyebabkan anak selalu lapar, sering kencing, dehidrasi, lemah, kejang, penurunan kesadaran, dan meninggal mendadak. Hipoglikemi sering membuat anak emosional, mudah marah, lelah, keringat dingin, pingsan, dan kerusakan sel permanen sehingga mengganggu fungsi organ dan proses tumbuh kembang anak.
Penyakit jantung koroner, gagal ginjal, kebutaan, mati rasa, atau meninggal di usia dewasa muda merupakan komplikasi kronis diabetes yang biasanya terjadi setelah anak jadi remaja.
Komplikasi akut hiperglikemi saat ini merupakan titik masuk kecurigaan dokter akan diabetes pada anak. Adanya shock, dehidrasi, kejang, koma, dan kematian mendadak masih diduga disebabkan penyakit yang umum, seperti DBD, diare akut, pneumonia, infeksi otak, apendisitis, atau penyakit lain yang lebih sering.
Kalau tidak dicurigai diabetes dan GD tidak diperiksa, hampir pasti pasien anak akan meninggal karena kesalahan tata laksana medis dengan diagnosis akhir tidak tegak.
Pengobatan
Diabetes tipe 1 pada anak memerlukan pengobatan dengan injeksi insulin, berbeda dengan orang dewasa yang lebih banyak memerlukan obat anti- diabetes oral (OAD) yang ditelan. Insulin diberikan untuk mengatasi komplikasi akut, mencegah kematian dini, mengurangi risiko terjadinya komplikasi kronis, dan mendukung aktivitas harian bersama teman sebaya, termasuk proses tumbuh kembang yang optimal.
Anak diabetes harus diberikan injeksi insulin seumur hidup meskipun sedang sakit, sehat, dalam perjalanan, ataupun menginap di luar rumah, bahkan dalam aktivitas lain.
Pengaturan makan dan olahraga merupakan hal yang tak kalah penting. Namun, anak tak perlu diet atau pengurangan porsi makan seperti penderita dewasa, kecuali jika anak tersebut kegemukan (obesitas).
Semua anak, meskipun menderita diabetes, perlu makanan yang cukup untuk mendukung proses tumbuh kembang. Olahraga dan bermain segala bentuk permainan, termasuk yang menguras tenaga dengan teman sebaya, juga harus tetap dilakukan dan tak boleh dibatasi.
Olahraga dan bermain bersama tersebut sebaiknya merupakan aktivitas yang terencana dengan baik sehingga dosis insulin dapat disesuaikan dengan tinggi rendahnya GD, sehubungan dengan peningkatan kerja otot dalam aktivitas olahraga dan bermain tersebut.
Hari Diabetes Dunia pada 14 November sebenarnya juga mengingatkan akan adanya diabetes pada anak yang perlu diwaspadai. Injeksi insulin sesegera mungkin, setiap hari, dan seumur hidup merupakan salah satu pilar penting dalam pengobatan diabetes pada anak.
FX WIKAN INDRARTO Dokter Spesialis Anak pada Rumah Sakit Bethesda Yogyakarta; Alumnus S-3 Universitas Gadjah Mada
Senin, 31 Oktober 2011
Terapi Gula Merah Bikin Kulit Bercahaya
Banyak orang tidak mengetahui bahwa gula jawa atau juga disebut sebagai
gula merah, memiliki banyak manfaat kesehatan dibandingkan gula tebu
atau putih. Selain memberikan rasa manis yang rendah kalori, gula jawa
mengandung garam mineral, kaya nutrisi, dan bermanfaat untuk mengatasi
anemia, batuk, typhus, lepra, dan sebagainya.
Namun, selain itu, ternyata jenis gula ini memiliki manfaat bagi tubuh. Seperti dipaparkan Health.com, Selasa (1/11), gula merah dapat membuat kulit wajah lebih segar. Menurut pendiri Deli Tubuh dan perusahaan perawatan kulit, David Parker, keluarnya kandungan zat dari gula merah, yakni butirannya dapat mengangkat sel kulit mati agar dapat kembali bercahaya.
Untuk terapi gula merah ini cara pun mudah. Campurkan scrub dengan setengah cangkir gula merah yang telah digiling agar dapat mudah berbaur. Kemudian tambahkan tiga sendok makan minyak zaitun untuk menambah kelembaban. Dan bila Anda berkenan, tambahkan pala sebagai pewangi dalam terapi ini.
Bahan-bahan tersebut selanjutnya diaduk hingga terbentuk seperti pasta. Oleskan scrub tersebut dalam lingkaran dan biarkan selama satu sampai dua menit. Kemudian bilas dengan air hangat. Untuk mendapatkan hasil maksimal, Anda bisa gunakan terapi ini dua kali dalam seminggu.
Selain itu, jenis gula ini dapat juga digunakan sebagai obat di saat pertolongan pertama. Bila kulit Anda terluka dan tidak ada obat antiseptik, gula merah dapat membantu sembuhkan luka kecil dalam keadaan darurat. Jenis gula ini bertindak sebagai obat anti inflamasi dan anti mikroba yang dapat mencegah infeksi.
Namun, selain itu, ternyata jenis gula ini memiliki manfaat bagi tubuh. Seperti dipaparkan Health.com, Selasa (1/11), gula merah dapat membuat kulit wajah lebih segar. Menurut pendiri Deli Tubuh dan perusahaan perawatan kulit, David Parker, keluarnya kandungan zat dari gula merah, yakni butirannya dapat mengangkat sel kulit mati agar dapat kembali bercahaya.
Untuk terapi gula merah ini cara pun mudah. Campurkan scrub dengan setengah cangkir gula merah yang telah digiling agar dapat mudah berbaur. Kemudian tambahkan tiga sendok makan minyak zaitun untuk menambah kelembaban. Dan bila Anda berkenan, tambahkan pala sebagai pewangi dalam terapi ini.
Bahan-bahan tersebut selanjutnya diaduk hingga terbentuk seperti pasta. Oleskan scrub tersebut dalam lingkaran dan biarkan selama satu sampai dua menit. Kemudian bilas dengan air hangat. Untuk mendapatkan hasil maksimal, Anda bisa gunakan terapi ini dua kali dalam seminggu.
Selain itu, jenis gula ini dapat juga digunakan sebagai obat di saat pertolongan pertama. Bila kulit Anda terluka dan tidak ada obat antiseptik, gula merah dapat membantu sembuhkan luka kecil dalam keadaan darurat. Jenis gula ini bertindak sebagai obat anti inflamasi dan anti mikroba yang dapat mencegah infeksi.
Kamis, 16 Juni 2011
Seharusnya tak Perlu Bergantung Obat Kimia
Indonesia kaya akan
sumber obatan-obatan alami. Sebut saja, jahe, kunyit, bawang putih dan
lainnya. Lantaran itu, sangat ironis bila melihat masyarakat Indonesia
sangat tergantung obat-obatan kimia.
Penulis buku "Rasulullah is My Doctor", Jerry De Gray, menyayangkan apabila masyarakat Indonesia, utamanya umat Islam hanya mengandalkan pengobatan kimia saat didera penyakit. Pasalnya, Indonesia memiliki sumber alam yang kaya, dan semua sumber alam itu bisa menyembuhkan penyakit. "Masyarakat Indonesia itu seharusnya masyarakat yang sehat," kata dia kepada Republika.co.id, Ahad (12/6).
Bagi yang mampu, mungkin tidak ada masalah. Namun, bagi masyarakat terkategori tidak mampu tentu menjadi masalah. Tapi apakah persoalan ketidakmampuan itu menghalangi individu untuk tidak sembuh. "Tentu saja, masyarakat Indonesia lupa, bahwa kita punya bawang putih," kata dia.
Jerry mengatakan bawang putih merupakan antibiotik alami di dunia. Bahkan efektifitasnya dalam menyembuhkan melebihi kemampuan antibiotik kimia. Yang hebat lagi, biaya untuk memanfaatkan bawang putih sebagai penyembuh 400 persen lebih murah ketimbang antibiotik kimia. "Ini yang tidak disadari," kata dia.
Contoh lain, kata Jerry, masyarakat Indonesia ketika cuaca tidak menentu rentan terhadap flu. Entah terpengaruh pesan komersial atau tidak, mereka segera mencari obat-obatan flu di warung. Padahal cara menyembuhkan flu cukup sederhana. Jemur tubuh saat matahari pagi.
Matahari pagi, menurut Jerry, merangsang tubuh memproduksi vitamin D sesuai kebutuhan. Jadi, tidak ada istilah kelebihan atau kekurangan ketika individu berjemur di matahari pagi. Itu karena tubuh, secara otomatis menyesuaikan keperluan kebutuhan vitamin D yang diperlukan. "Sederhana bukan," kata dia.
Topik lain, lanjut Jerry, soal kebugaran tubuh. Jerry mengatakan berapa besar biaya yang dikeluarkan masyarakat Indonesia untuk menjaga kebugaran tubuh. Beli suplemen, vitamin dan lainnya. Padahal, cara menjaga kebugaran tubuh cukup sederhana yakni, rajin berolahraga, mengkonsumsi sayuran atau salad, air putih dan teh rosela saat sarapan. Formasi seperti itu sudah cukup menjaga kebugaran tubuh.
Pada intinya, Jerry mengatakan, masyarakat Indonesia lebih sehat daripada masyarakat AS. Di AS, kesehatan bergantung sekali dengan obat-obatan kimia. Sementara di Indonesia, sejak zaman dahulu sudah mengenal obat-obatan tradisional. "Kita ini harusnya berobat di pasar swalayan bukan di rumah sakit," kata dia.
Karena itu, Jerry mengharapkan masyarakat Indonesia, utamanya umat Islam, jangan bergantung dengan obat-obatan kimia semata. Ia mengatakan Nabi Muhammad SAW melalui teladannya sudah mengarahkan bagaimana cara hidup sehat dan mengobati sakit. “Tidak ada satupun penyakit yang tidak bisa disembuhkan kecuali kematian,
Penulis buku "Rasulullah is My Doctor", Jerry De Gray, menyayangkan apabila masyarakat Indonesia, utamanya umat Islam hanya mengandalkan pengobatan kimia saat didera penyakit. Pasalnya, Indonesia memiliki sumber alam yang kaya, dan semua sumber alam itu bisa menyembuhkan penyakit. "Masyarakat Indonesia itu seharusnya masyarakat yang sehat," kata dia kepada Republika.co.id, Ahad (12/6).
Bagi yang mampu, mungkin tidak ada masalah. Namun, bagi masyarakat terkategori tidak mampu tentu menjadi masalah. Tapi apakah persoalan ketidakmampuan itu menghalangi individu untuk tidak sembuh. "Tentu saja, masyarakat Indonesia lupa, bahwa kita punya bawang putih," kata dia.
Jerry mengatakan bawang putih merupakan antibiotik alami di dunia. Bahkan efektifitasnya dalam menyembuhkan melebihi kemampuan antibiotik kimia. Yang hebat lagi, biaya untuk memanfaatkan bawang putih sebagai penyembuh 400 persen lebih murah ketimbang antibiotik kimia. "Ini yang tidak disadari," kata dia.
Contoh lain, kata Jerry, masyarakat Indonesia ketika cuaca tidak menentu rentan terhadap flu. Entah terpengaruh pesan komersial atau tidak, mereka segera mencari obat-obatan flu di warung. Padahal cara menyembuhkan flu cukup sederhana. Jemur tubuh saat matahari pagi.
Matahari pagi, menurut Jerry, merangsang tubuh memproduksi vitamin D sesuai kebutuhan. Jadi, tidak ada istilah kelebihan atau kekurangan ketika individu berjemur di matahari pagi. Itu karena tubuh, secara otomatis menyesuaikan keperluan kebutuhan vitamin D yang diperlukan. "Sederhana bukan," kata dia.
Topik lain, lanjut Jerry, soal kebugaran tubuh. Jerry mengatakan berapa besar biaya yang dikeluarkan masyarakat Indonesia untuk menjaga kebugaran tubuh. Beli suplemen, vitamin dan lainnya. Padahal, cara menjaga kebugaran tubuh cukup sederhana yakni, rajin berolahraga, mengkonsumsi sayuran atau salad, air putih dan teh rosela saat sarapan. Formasi seperti itu sudah cukup menjaga kebugaran tubuh.
Pada intinya, Jerry mengatakan, masyarakat Indonesia lebih sehat daripada masyarakat AS. Di AS, kesehatan bergantung sekali dengan obat-obatan kimia. Sementara di Indonesia, sejak zaman dahulu sudah mengenal obat-obatan tradisional. "Kita ini harusnya berobat di pasar swalayan bukan di rumah sakit," kata dia.
Karena itu, Jerry mengharapkan masyarakat Indonesia, utamanya umat Islam, jangan bergantung dengan obat-obatan kimia semata. Ia mengatakan Nabi Muhammad SAW melalui teladannya sudah mengarahkan bagaimana cara hidup sehat dan mengobati sakit. “Tidak ada satupun penyakit yang tidak bisa disembuhkan kecuali kematian,
8 KIAT MENANGKAL RADIASI POSEL
Hasil penelitian terbaru dari WHO mengungkapkan bahwa radiasi ponsel dapat menyebabkan kanker otak. Radiasi ponsel dikategorikan sama dengan zat karsinogenik berbahaya seperti timbal, asap knalpot, dan kloroform.
Simak 8 kiat mengurangi radiasi tersebut yang dikutip detikINET dari eHow, Rabu (1/6/2011):
1. Gunakan Headset
Inilah cara yang paling mudah untuk menangkal ancaman radiasi ponsel. Tentu saja, kita tidak bisa menolak untuk menerima panggilan telepon. Namun jika Anda masih khawatir, ada baiknya menggunakan headset. Intinya adalah telepon genggam Anda, tidak terlalu dekat dengan otak.
2. Kurangi Bluetooth dan Headset Wireless
Menggunakan headset bisa menjadi pilihan untuk mengurangi radiasi ponsel. Namun ingat, pilih headset yang konvensional alias yang masih menggunakan kabel untuk terhubung dengan ponsel. Jangan menggunakan headset wireless. Fitur bluetooth di ponsel juga jangan terus menerus diaktifkan, gunakan seperlunya.
3. Speakerphone
Menggunakan speaker ketika bertelepon juga bisa menjadi pilihan. Namun tentu saja, ada rasa kurang nyaman ketika hal ini dilakukan di tempat publik. Tapi setidaknya, Anda tidak harus menempelkan ponsel di kepala ketika bertelepon. Jadi pilihan ini mungkin bisa digunakan ketika Anda tengah berada di tempat privat seperti di rumah.
4. Casing Penahan Radiasi
Kekhawatiran radiasi ponsel belakangan memunculkan casing berkemampuan khusus yang diklaim bisa meminimalisir hantaran radiasi yang berasal dari ponsel. Jika dirasa diperlukan, mungkin Anda bisa mencarinya di pertokoan.
5. Sudut Ruangan
Hindari menerima telepon di sudut ruangan. Sudut ruangan yang biasanya sepi namun di sisi lain terkadang juga menjadi tempat di mana sinyal telepon menjadi lemah. Nah, sinyal yang lemah justru dikatakan memicu radiasi yang lebih tinggi. Hal ini berlaku pula di area yang sempit/kecil seperti lift.
6. Jangan Selalu Menempel
Ponsel yang Anda gunakan boleh saja menjadi gadget kesayangan, namun untuk kesehatan yang lebih baik, ada baiknya Anda jangan selalu nempel dengan ponsel tersebut. Ponsel yang tidak digunakan direkomendasikan ditaruh di tas atau di atas meja. Hal ini dikatakan lebih baik ketimbang ditempatkan di kantong celana.
7. Diam Kala Menelpon
Ketika menerima telepon sebaiknya Anda tidak berjalan-jalan. Pasalnya, dalam keadaan bergerak maka sinyal ponsel akan terus mencari pancaran sinyal yang kuat dari base transceiver station (BTS). Aktivitas ini justru akan menguatkan radiasi.
8. Gunakan Dua Telinga
Hindari penggunaan satu bagian telinga ketika bertelepon. Misalnya, selalu menerima telepon dengan telinga bagian kiri saja. Menurut para ahli, hal ini justru tidak baik. Manfaatkan kedua telinga Anda untuk meminimalisir radiasi yang terpancar.
Saat ini Badan Lingkungan Eropa telah mendorong untuk melakukan studi lebih lanjut. Namun tidak salahnya juga kan kita melakukan suatu langkah antisipasi ketimbang mengambil risiko di masa depan.
Semoga bermanfaat.
Simak 8 kiat mengurangi radiasi tersebut yang dikutip detikINET dari eHow, Rabu (1/6/2011):
1. Gunakan Headset
Inilah cara yang paling mudah untuk menangkal ancaman radiasi ponsel. Tentu saja, kita tidak bisa menolak untuk menerima panggilan telepon. Namun jika Anda masih khawatir, ada baiknya menggunakan headset. Intinya adalah telepon genggam Anda, tidak terlalu dekat dengan otak.
2. Kurangi Bluetooth dan Headset Wireless
Menggunakan headset bisa menjadi pilihan untuk mengurangi radiasi ponsel. Namun ingat, pilih headset yang konvensional alias yang masih menggunakan kabel untuk terhubung dengan ponsel. Jangan menggunakan headset wireless. Fitur bluetooth di ponsel juga jangan terus menerus diaktifkan, gunakan seperlunya.
3. Speakerphone
Menggunakan speaker ketika bertelepon juga bisa menjadi pilihan. Namun tentu saja, ada rasa kurang nyaman ketika hal ini dilakukan di tempat publik. Tapi setidaknya, Anda tidak harus menempelkan ponsel di kepala ketika bertelepon. Jadi pilihan ini mungkin bisa digunakan ketika Anda tengah berada di tempat privat seperti di rumah.
4. Casing Penahan Radiasi
Kekhawatiran radiasi ponsel belakangan memunculkan casing berkemampuan khusus yang diklaim bisa meminimalisir hantaran radiasi yang berasal dari ponsel. Jika dirasa diperlukan, mungkin Anda bisa mencarinya di pertokoan.
5. Sudut Ruangan
Hindari menerima telepon di sudut ruangan. Sudut ruangan yang biasanya sepi namun di sisi lain terkadang juga menjadi tempat di mana sinyal telepon menjadi lemah. Nah, sinyal yang lemah justru dikatakan memicu radiasi yang lebih tinggi. Hal ini berlaku pula di area yang sempit/kecil seperti lift.
6. Jangan Selalu Menempel
Ponsel yang Anda gunakan boleh saja menjadi gadget kesayangan, namun untuk kesehatan yang lebih baik, ada baiknya Anda jangan selalu nempel dengan ponsel tersebut. Ponsel yang tidak digunakan direkomendasikan ditaruh di tas atau di atas meja. Hal ini dikatakan lebih baik ketimbang ditempatkan di kantong celana.
7. Diam Kala Menelpon
Ketika menerima telepon sebaiknya Anda tidak berjalan-jalan. Pasalnya, dalam keadaan bergerak maka sinyal ponsel akan terus mencari pancaran sinyal yang kuat dari base transceiver station (BTS). Aktivitas ini justru akan menguatkan radiasi.
8. Gunakan Dua Telinga
Hindari penggunaan satu bagian telinga ketika bertelepon. Misalnya, selalu menerima telepon dengan telinga bagian kiri saja. Menurut para ahli, hal ini justru tidak baik. Manfaatkan kedua telinga Anda untuk meminimalisir radiasi yang terpancar.
Saat ini Badan Lingkungan Eropa telah mendorong untuk melakukan studi lebih lanjut. Namun tidak salahnya juga kan kita melakukan suatu langkah antisipasi ketimbang mengambil risiko di masa depan.
Semoga bermanfaat.
MANFAAT MINUM AIR PUTIH
Air putih sangat bermanfaat bagi kesehatan. Asupan air yang
disarankan adalah minimal 8 gelas atau 2 liter setiap harinya. Apabila
asupan air mencukupi, akan membuat distribusi nutrisi ke seluruh tubuh
menjadi lancar sehingga semua sel dalam tubuh dapat memperbaiki diri
beregenerasi dengan nutrisi tersebut. Minum air putih sesuai anjuran
juga akan meringankan kerja ginjal dan hati sehingga dapat membantu kita
terhindar dari penyakit ginjal dan hati.
Dengan minum air putih, kita dapat memperlancar pembuangan sisa proses pencernaan. Sisa pencernaan, jika tidak segera dikeluarkan akan menimbulkan penyakit. Dengan membuangnya akan membantu kita terhindar dari penyakit seperti sakit maag dan sembelit.
Apabila tubuh kekurangan air, akan terlihat efeknya pada kulit kita. Kulit akan terlihat kering, kusam, dan berkerut. Air membantu menjaga sel-sel kulit agar tetap kenyal sehingga terlihat awet muda dan cantik alami.
Bagi orang yang sedang berdiet, minum air putih tidak boleh dilupakan. Dengan meminum air hangat sebelum makan, akan membantu kita merasa kenyang sehingga akan mengurangi selera makan dan mengurangi porsi makan kita. Minum air putih juga tidak akan membuat gemuk karena air tidak mengandung kalori, gula dan lemak. Selain itu, air membantu menguraikan lemak yang tersimpan dalam tubuh.
Selain beberapa manfaat minum air putih di atas, air putih ternyata juga dapat membantu meningkatkan kesuburan, baik bagi wanita maupun pria. Air putih akan bermanfaat dalam merangsang produksi hormon testoteron pada pria dan hormon estrogen pada wanita.
Air putih dalam kondisi panas, efektif untuk mengobati lumpuh seperti karena stroke. Sebab air dapat membantu memperkuat kembali otot-otot dan ligamen serta memperlancar sistem peredaran darah dan sistem pernapasan. Efek panas menyebabkan pelebaran pembuluh darah, meningkatkan sirkulasi darah dan oksigenisasi jaringan, sehingga mencegah kekakuan otot, menghilangkan rasa nyeri,dan menenangkan pikiran.
Setelah mengetahui manfaat air putih bagi kesehatan tubuh, semoga kita memulai hidup sehat dengan sering minum air putih.**
Dengan minum air putih, kita dapat memperlancar pembuangan sisa proses pencernaan. Sisa pencernaan, jika tidak segera dikeluarkan akan menimbulkan penyakit. Dengan membuangnya akan membantu kita terhindar dari penyakit seperti sakit maag dan sembelit.
Apabila tubuh kekurangan air, akan terlihat efeknya pada kulit kita. Kulit akan terlihat kering, kusam, dan berkerut. Air membantu menjaga sel-sel kulit agar tetap kenyal sehingga terlihat awet muda dan cantik alami.
Bagi orang yang sedang berdiet, minum air putih tidak boleh dilupakan. Dengan meminum air hangat sebelum makan, akan membantu kita merasa kenyang sehingga akan mengurangi selera makan dan mengurangi porsi makan kita. Minum air putih juga tidak akan membuat gemuk karena air tidak mengandung kalori, gula dan lemak. Selain itu, air membantu menguraikan lemak yang tersimpan dalam tubuh.
Selain beberapa manfaat minum air putih di atas, air putih ternyata juga dapat membantu meningkatkan kesuburan, baik bagi wanita maupun pria. Air putih akan bermanfaat dalam merangsang produksi hormon testoteron pada pria dan hormon estrogen pada wanita.
Air putih dalam kondisi panas, efektif untuk mengobati lumpuh seperti karena stroke. Sebab air dapat membantu memperkuat kembali otot-otot dan ligamen serta memperlancar sistem peredaran darah dan sistem pernapasan. Efek panas menyebabkan pelebaran pembuluh darah, meningkatkan sirkulasi darah dan oksigenisasi jaringan, sehingga mencegah kekakuan otot, menghilangkan rasa nyeri,dan menenangkan pikiran.
Setelah mengetahui manfaat air putih bagi kesehatan tubuh, semoga kita memulai hidup sehat dengan sering minum air putih.**
Jumat, 10 Juni 2011
Senin, 30 Mei 2011
Menjaga kesehatan saat perubahan musim
Indonesia tanah
air kita dikarunia banyak hal yang membuat bangsa lain terkesimah dan
ingin memilikinya, baik hasil bumi, ternak dan kondisi alam yang
menyejukkan pandangan yang diberikan oleh Rahmat Robbul alamin yang juga
menganugrahi kita dengan 2 musim.
Dibulan
desember ini perubahan musim pun berjalan dengan semestinya ada yang
menjadi anugrah bagi mahluk-Nya ada juga yang menjadi bencana. Bagi kita
sendiri khususnya dibulan ini rentang akan terjangkitnya penyakit,
untuk itu menjaga kesehatan saat perubahan musim (pancaroba) sangatlah
penting seperti istilah sedia payung sebelum hujan.
Ada
beberapa tip’s yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan di musim
pancaroba ini agar aktifitas kita tidak terganggu, yaitu sebagai berikut :
1. Beristirahat yang cukup setelah beraktifitas
● Untuk dewesa 8 jam sehari.
● Untuk Anak-anak 10 jam sehari.
2. Mengkonsumsi air minimal 2 liter /hari.
3. Konsumsi makanan untuk tubuh kita dengan mengikuti apa yang disarankan oleh para ahli yaitu makanan 4 sehat 5 sempurna.
4. Tambah asupan tubuh dengan Multi vitamin atau imunitas tubuh.
5. Juga bisa dengan cara yang alamiyah dengan mengkonsumsi madu dan habbatussauda (jintan hitam).
6. Jika bepergian bawalah payung untuk melindungi diri dari hujan dan saat berkendaraan bermotor pergunakan jas hujan.
7. Dan
berolahraga untuk menjaga kebugaran tubuh bagi yang memiliki aktifitas
padat mereka dapat berolahraga dengan melakukan joging didalam rumah
atau sehabis sholat subuh.
Dan
apabila penyakit telah menghinggapi diri kita atau keluarga jangan panik
terlebih dahulu, lakukan pertolongan pertama dengan mengobati dengan
obat-obatan yang bebas dijual sesuai dengan penyakit yang diderita.
Jikalau belum sembuh juga selama tiga hari maka bawa kedokter terdekat.
Demikianlah sedikit tip’s yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan diri saat musim pancaroba ini.
Senin, 16 Mei 2011
Ciri-ciri Awal Sakit Jantung
Ciri-ciri awal orang yang mengidap penyakit jantung sangatlah bervariasi, tergantung dari penyakit jantung apa yang dialami. Memang benar, nyeri dada, seperti tertusuk, bisa saja merupakan ciri penyakit jantung jika yang Anda maksudkan adalah serangan jantung koroner akut.
Namun, tidak di semua tempat di area dada dapat dianggap sebagai serangan jantung akut. Tentunya ada tempat tertentu dan sering kali tidak hanya rasa seperti tertusuk. Bisa juga gejalanya disertai dengan rasa yang menjalar ke lengan, punggung, disertai keringat dingin, rasa berdebar-debar seperti tertekan benda berat, dan beberapa gejala lainnya.
Pada penyakit jantung yang disebabkan gagal jantung tentunya cirinya berbeda, bahkan bisa jadi tidak ada nyeri dada sama sekali dan dapat didominasi oleh rasa sesak napas, tidur tidak bisa telentang, kaki bengkak, tidak kuat berjalan jauh, dan masih banyak lagi.
Selain itu, juga masih banyak penyakit lain yang bisa saja bukan disebabkan gangguan jantung, melainkan memberikan gejala menyerupai penyakit jantung. Oleh sebab itu, apa yang Anda rasakan belum tentu disebabkan oleh gangguan jantung. Kemungkinan organ lainnya juga tak boleh dilupakan. Nyeri otot dada pun dapat menyebabkan gejala seperti itu.
Untuk mengetahui penyebab pasti, tentu harus ada evaluasi terlebih dahulu sebelum bisa mengatakan Anda memiliki kelainan jantung. Saran saya, temui dokter yang Anda percaya karena sebaiknya pemeriksaan kondisi Anda dilakukan menyeluruh.
Melihat usia Anda yang masih muda, sangat jarang terjadi insiden serangan jantung atau gagal jantung. Namun, bukan tidak mungkin apabila mempertimbangkan faktor gaya hidup dan perilaku yang tidak sehat. Saya tidak tahu bagaimana hidup Anda selama ini, aktivitas sehari-hari yang bisa saja berpengaruh terhadap apa yang Anda alami saat ini. Semoga saran saya dapat membantu.
Senin, 02 Mei 2011
IMUNISASI
Program imunisasi merupakan salah satu
teknologi yang sangat efektif dalam mencegah terjadinya PD3I (Penyakit
yang Dapat Dicegah dengan Imunisasi) yang secara langsung berhubungan
dengan penurunan angka kematian bayi dan balita.
Rendahnya pencapaian cakupan imunisasi tentunya akan membuat sia-sia sumberdaya yang telah dikeluarkan seperti biaya operasional, vaksin, logistik, tenaga dan waktu. Bahkan yang paling memprihatinkan untuk kita semua adalah kegagalan imunisasi akan mengancam terjadinya kesakitan, kecacatan, atau kematian pada anak yang diakibatkan PD3I. Karenanya untuk mendukung peningkatan capaian cakupan imunisasi diperlukan peningkatan kualitas sumberdaya tenaga yang handal, dan juga dukungan dan kerjasama semua pihak
Rendahnya pencapaian cakupan imunisasi tentunya akan membuat sia-sia sumberdaya yang telah dikeluarkan seperti biaya operasional, vaksin, logistik, tenaga dan waktu. Bahkan yang paling memprihatinkan untuk kita semua adalah kegagalan imunisasi akan mengancam terjadinya kesakitan, kecacatan, atau kematian pada anak yang diakibatkan PD3I. Karenanya untuk mendukung peningkatan capaian cakupan imunisasi diperlukan peningkatan kualitas sumberdaya tenaga yang handal, dan juga dukungan dan kerjasama semua pihak
Forum Komunikasi Imunisasi
Untuk meningkatkan partisipasi
masyarakat dalam kegiatan imunisasi dalam rangka mewujudkan tercapainya
target Universal Child Immunization ( UCI ) Desa 100 % salah satu bentuk
dukungan yang dapat diwujudkan adalah dengan membentuk Forum Komunikasi
Imunisasi. Forum ini berfungsi sebagai sarana penguatan kerjasama mitra
dalam meningkatkan mobilisasi masyarakat mendukung program imunisasi.
Berdasar pada permasalahan di atas maka pada hari Selasa, tanggal 13 Juli 2010 di Kabupaten Tulungagung telah diadakan pertemuan dengan agenda Pembentukan Forum Komunikasi Imunisasi Kabupaten Tulungagung. Bertempat di kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung dan dihadiri oleh perwakilan dari Dinas Kesehatan ( Kabid PMKes dan Kabid PSDMK), PKK, IBI, Bhayangkari, Persid, Fatayat NU, Muslimat NU, Aisyiah dan LDII Kabupaten Tulungagung, dengan jumlah peserta sebanyak 10 orang.
Pertemuan tersebut menghasilkan kesepakatan untuk membentuk Forum Komunikasi Imunisasi Kabupaten Tulungagung. Setelah forum terbentuk maka seluruh peserta membuat kesepakatan sebagai berikut:
Berdasar pada permasalahan di atas maka pada hari Selasa, tanggal 13 Juli 2010 di Kabupaten Tulungagung telah diadakan pertemuan dengan agenda Pembentukan Forum Komunikasi Imunisasi Kabupaten Tulungagung. Bertempat di kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung dan dihadiri oleh perwakilan dari Dinas Kesehatan ( Kabid PMKes dan Kabid PSDMK), PKK, IBI, Bhayangkari, Persid, Fatayat NU, Muslimat NU, Aisyiah dan LDII Kabupaten Tulungagung, dengan jumlah peserta sebanyak 10 orang.
Pertemuan tersebut menghasilkan kesepakatan untuk membentuk Forum Komunikasi Imunisasi Kabupaten Tulungagung. Setelah forum terbentuk maka seluruh peserta membuat kesepakatan sebagai berikut:
- Bersedia menjadi anggota FKI Kabupaten Tulungagung.
- Mendukung tercapainya target Universal Child Immunization ( UCI ) Desa 100 % salah satunya dengan terlibat langsung dalam kegiatan Posyandu.
- Peremuan koordinasi akan dilaksanakan 3 bulan sekali.
Dengan terbentuknya Forum Komunikasi Imunisasi Kabupaten Tulungagung diharapkan pencapaian program imunisasi sesuai target yang telah ditetapkan dan dapat memberikan kontribusi terhadap pencapaian visi dinas kesehatan yaitu Masyarakat Tulungagung Mandiri untuk Hidup Sehat.
PENINGKATAN KEMANDIRIAN POSYANDU
Posyandu merupakan bentuk Upaya
Kesehatan Bersumber Daya Masyarakat yang pelaksanaanya masih perlu
ditingkatkan. Berbagai upaya telah dilakukan melalui revitalisasi
posyandu oleh Tim Pokjanal Posyandu Kabupaten.
Kemandirian Posyandu
Dinas Kesehatan bersama puskesmas
melakukan pembinaan dan pemantauan ke posyandu yang meliputi
administrasi posyandu, pelaksanaan pelayanan 5 meja (pendaftaran,
pengukuran & penimbangan, pencatatan, penyuluhan & konsultasi
serta pelayanan
oleh petugas kesehatan), serta kegiatan
luar gedung misalnya kunjungan rumah terhadap keluarga yang memilki
anak dengan gizi bermasalah dan ibu hamil,
Upaya inovatif dalam melaksanakan posyandu yang selama ini berjalan antara lain: pemberian hadiah terhadap balita yang berat badannya selal
Upaya inovatif dalam melaksanakan posyandu yang selama ini berjalan antara lain: pemberian hadiah terhadap balita yang berat badannya selal
u naik dan rutin ke posyandu, warung
atau pasar yandu, arisan ibu balita, jimpitan, pembuatan media
sederhana, panggung boneka, door price setiap hari buka posyandu.
Kenali Tanda dan Gejala Gizi Buruk
Gizi
buruk atau malnutrisi dapat diartikan sebagai asupan gizi yang buruk.
Hal ini bisa diakibatkan oleh kurangnya asupan makanan, pemilihan jenis
makanan yang tidak tepat ataupun karena sebab lain seperti adanya
penyakit infeksi yang menyebabkan kurang terserapnya nutrisi dari
makanan. Secara klinis gizi buruk ditandai dengan asupan protein, energi
dan nutrisi mikro seperti vitamin yang tidak mencukupi ataupun berlebih
sehingga menyebabkan terjadinya gangguan kesehatan.

Gizi
buruk berbeda dengan kelaparan. Orang yang menderita kelaparan biasanya
karena tidak mendapat cukup makanan dan kelaparan yang diderita dalam
jangka panjang dapat menuju ke arah gizi buruk. Walaupun demikian, orang
yang banyak makan tanpa disadari juga bisa menderita gizi buruk apabila
mereka tidak makan makanan yang mengandung nutrisi, vitamin dan mineral
secara mencukupi. Jadi gizi buruk sebenarnya dapat dialami oleh siapa
saja, tanpa mengenal struktur sosial dan faktor ekonomi
Orang yang menderita gizi buruk akan kekurangan nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh untuk tumbuh atau untuk menjaga kesehatannya. Seseorang dapat terkena gizi buruk dalam jangka panjang ataupun pendek dengan kondisi yang ringan ataupun berat. Gizi buruk dapat mempengaruhi kesehatan fisik dan mental. Orang yang menderita gizi buruk akan mudah untuk terkena penyakit atau bahkan meninggal dunia akibat efek sampingnya. Anak-anak yang menderita gizi buruk juga akan terganggu pertumbuhannya, biasanya mereka tidak tumbuh seperti seharusnya (kerdil) dengan berat badan di bawah normal.

Orang akan menderita gizi buruk jika tidak mampu untuk mendapat manfaat dari makanan yang mereka konsumsi, contohnya pada penderita diare, nutrisi berlebih, ataupun karena pola makan yang tidak seimbang sehingga tidak mendapat cukup kalori dan protein untuk pertumbuhan tubuh.
Beberapa orang dapat menderita gizi buruk karena mengalami penyakit atau kondisi tertentu yang menyebabkan tubuh tidak mampu untuk mencerna ataupun menyerap makanan secara sempurna. Contohnya pada penderita penyakit seliak yang mengalami gangguan pada saluran pencernaan yang dipicu oleh sejenis protein yang banyak terdapat pada tepung yaitu gluten. Penyakit seliak ini mempengaruhi kemampuan tubuh untuk menyerap nutrisi sehingga terjadi defisiensi.
Kemudian ada juga penyakit cystic fibrosis yang mempengaruhi pankreas, yang fungsinya adalah untuk memproduksi enzim yang dibutuhkan untuk mencerna makanan. Demikian juga penderita intoleransi laktosa yang susah untuk mencerna susu dan produk olahannya.
Berikut adalah beberapa faktor yang dapat menyebabkan terjadinya gizi buruk :
Orang yang menderita gizi buruk akan kekurangan nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh untuk tumbuh atau untuk menjaga kesehatannya. Seseorang dapat terkena gizi buruk dalam jangka panjang ataupun pendek dengan kondisi yang ringan ataupun berat. Gizi buruk dapat mempengaruhi kesehatan fisik dan mental. Orang yang menderita gizi buruk akan mudah untuk terkena penyakit atau bahkan meninggal dunia akibat efek sampingnya. Anak-anak yang menderita gizi buruk juga akan terganggu pertumbuhannya, biasanya mereka tidak tumbuh seperti seharusnya (kerdil) dengan berat badan di bawah normal.
Orang akan menderita gizi buruk jika tidak mampu untuk mendapat manfaat dari makanan yang mereka konsumsi, contohnya pada penderita diare, nutrisi berlebih, ataupun karena pola makan yang tidak seimbang sehingga tidak mendapat cukup kalori dan protein untuk pertumbuhan tubuh.
Beberapa orang dapat menderita gizi buruk karena mengalami penyakit atau kondisi tertentu yang menyebabkan tubuh tidak mampu untuk mencerna ataupun menyerap makanan secara sempurna. Contohnya pada penderita penyakit seliak yang mengalami gangguan pada saluran pencernaan yang dipicu oleh sejenis protein yang banyak terdapat pada tepung yaitu gluten. Penyakit seliak ini mempengaruhi kemampuan tubuh untuk menyerap nutrisi sehingga terjadi defisiensi.
Kemudian ada juga penyakit cystic fibrosis yang mempengaruhi pankreas, yang fungsinya adalah untuk memproduksi enzim yang dibutuhkan untuk mencerna makanan. Demikian juga penderita intoleransi laktosa yang susah untuk mencerna susu dan produk olahannya.
Berikut adalah beberapa faktor yang dapat menyebabkan terjadinya gizi buruk :
- Pola makan yang tidak seimbang kandungan nutrisinya
- Terdapat masalah pada sistem pencernaan
- Adanya kondisi medis tertentu
Saat ini gizi buruk tetap menjadi masalah yang cukup signifikan di seluruh dunia, terutama pada anak-anak. Kemiskinan, bencana alam, masalah politik dan peperangan dapat menyebabkan terjadinya gizi buruk dan kelaparan, bahkan di belahan dunia manapun.
Gizi buruk dapat mempengaruhi kesehatan tubuh baik fisik dan mental. Semakin berat kondisi gizi buruk yang diderita (semakin banyak nutrisi yang kurang) akan memperbesar resiko terjadinya masalah kesehatan secara fisik.
Pada gizi buruk yang berat dapat terjadi kasus seperti marasmus (lemah otot) akibat defisiensi protein dan energi, kretinisme dan kerusakan otak akibat defisiensi yodium, kebutaan dan resiko terkena penyakit infeksi yang meningkat akibat defisensi vitamin A, sulit untuk berkonsentrasi akibat defisiensi zat besi.
Tanda dan gejala dari gizi buruk tergantung dari jenis nutrisi yang mengalami defisiensi. Walaupun demikian, gejala umum dari gizi buruk adalah :
- Kelelahan dan kekurangan energi
- Pusing
- Sistem kekebalan tubuh yang rendah (yang mengakibatkan tubuh kesulitan untuk melawan infeksi)
- Kulit yang kering dan bersisik
- Gusi bengkak dan berdarah
- Gigi yang membusuk
- Sulit untuk berkonsentrasi dan mempunyai reaksi yang lambat
- Berat badan kurang
- Pertumbuhan yang lambat
- Kelemahan pada otot
- Perut kembung
- Tulang yang mudah patah
- Terdapat masalah pada fungsi organ tubuh
Ketika seorang wanita hamil mengalami gizi buruk, maka kemungkinan anaknya akan lahir dengan berat badan rendah dan beresiko untuk tidak selamat. Anak-anak yang mengalami gizi buruk juga sering mengalami kesulitan untuk mengikuti pelajaran di sekolah.
Untuk diagnosa terjadinya gizi buruk, dokter biasanya akan melakukan pemeriksaan :
- Memeriksa tinggi dan berat badan pasien untuk menentukan BMI (body mass index)
- Melakukan pemeriksaan darah untuk melihat ketidak normalan
- Melakukan pemeriksaan X-Ray untuk memeriksa apakah ada kelainan pada tulang dan organ tubuh lain
- Memeriksa penyakit atau kondisi lain yang dapat menyebabkan terjadinya gizi buruk
Kamis, 28 April 2011
DEMAM BERDARAH
WASPADALAH DEMAM BERDARAH
SUDAHKAH ANDA BEBAS DARI ANCAMAN
DEMAM BERDARAH ?
A. PENGERTIAN
Penyakit demam berdarah adalah penyakit menular yang sering menimbulkan wabah dan
menyebabkan kematian pada banyak orang.
B. PENYEBAB DEMAM BERDARAH
Penyakit demam berdarah disebabkan oleh virus dengue dari nyamuk aedes aegypti
C. CIRI-CIRI NYAMUK AEDES AEGYPTI
1. SIFAT-SIFAT NYAMUK AEDES AEGYPTI
Berwarna hitam dan belang-belang (loreng) putih pada seluruh tubuhnya
Berkembangbiak ditempat penampungan air (TPA) dan barang-barang yang memungkinkan air tergenang, misalnya:
o Bak mandi/WC, tempayan, drum
o Tempat minum burung
o Vas bunga, pot tanaman air
o Kaleng, ban bekas, botol, plastik yang dibuang disembarang tempat.
Nyamuk aedes aegypti tidak dapat berkembang biak diselokan/got atau kolam yang airnya langsung berhubungan dengan tanah.
Biasanya menggigit (menghisap darah) pada pagi hari sampai sore hari
Dapat terbang sampai 100 meter
2. SIFAT-SIFAT JENTIK AEDES AEGYPTI
Ukuran 0,5 – 1 Cm
Selalu bergerak aktif dalam air
Gerakannya berulang-ulang dari bawah ke atas permukaan air untuk bernafas, kemudian turun kembali ke bawah dan seterusnya.
Pada waktu istirahat, posisinya hampir tegak lurus dengan permukaan air
3. SIFAT-SIFAT TELUR NYAMUK AEDES AEGYPTI
Ukuran sangat kecil 0,7 mm
Warna hitam
Tahan sampai 6 bulan ditempat kering
D. CARA PENULARAN
1. Penyakit demam berdarah ditularkan nyamuk aedes aegypti yang betina
2. nyamuk ini mendapat virus dengue sewaktu menggigit/menghisap darah orang yang sakit demam berdarah atau tidak sakit tetapi dalam darahnya terdapat virus dengue
3. Orang yang mengandung virus debngue tetapi tidak sakit, dapat pergi kemana-mana dan menularkan virus itu kepada orang lain ditempat yang ada nyamuk aeded aegypti
4. virus dengue yang terhisap akan berkembangbiak dan menyebar ke seluruh tubuh nyamuk termasuk kelenjar liurnya
5. Bila nyamuk tersebut menggigit/menghisap darah orang lain, virus itu akan dipindahkan bersama air liur nyamuk
6. bila orang yang ditularkan itu tidak mempunyai kekebalan (umumnya anak-anak). Maka ia akan menderita demam berdarah
7. nyamuk aedes aegypti yang sudah mengandung virus dengue, seumur hidupnya dapat menularkan kepada orang lain
8. dalam darah manusia, virus dengue akan mati dengan sendirinya dalam waktu lebih kurang 1 minggu.
E. TANDA-TANDA PENYAKIT DEMAM BERDARAH
1. mendadak panas tinggi selama 2 – 7 hari, tampak lemah dan lesu. Suhu badan antara 380 – 400 C atau lebih
2. tampak bintik-bintik merah pada kulit, seperti bekas gigitan nyamuk disebabkan pecahnya pembuluh darah kapiler di kulit. Untuk membedakannya, kulit diregangkan. Bila bintik merah itu hilang berarti bukan tanda penyakit demam berdarah.
3. kadang-kadang terjadi perdarahan (mimisan)
4. mungkin terjadi muntah darah atau berak darah
5. kadang-kadang nyeri ulu hati karena terjadi perdarahan di lambung
6. bila sudah parah, penderita gelisah, ujung tangan dan kaki dingn berkeringat . bila tidak segera ditolong di RS dalam 2-3 hari dapat meninggal dunia.
F. CARA YANG TEPAT MENCEGAH DEMAM BERDARAH
1. Menguras bak mandi sekurang-kurangnya seminggu sekali
2. Tutuplah kembali tempayan rapat-rapat setelah mengambil airnya, agar nyamuk demam berdarah tidak dapat masuk dan bertelur di situ.
3. Gantilah air di vas bunga dan pot tanaman air setiap hari
4. mengganti air tempat minum burung
5. Menimbun barang-barang bekas yang dapat menampung air, seperti plastik dan barang-barang bekas
6. Menaburkan bubuk abate pada tempat-tempat penampungan air yang sulit dikuras atau didaerah yang air bersihnya sulit didapat sehingga perlu menampung air hujan. Menaburkan bubuk abate ke dalam genangan air tersebut untuk membunuh jentik-jentik nyamuk. Ulangi hal ini setiap 2-3 bulan sekali atau peliharalah ikan di tempat itu.
Takaran bubuk abate adalah sebagai berikut: untuk 10 liter air cukup dengan 1 gram bubuk abate atau 10 gram untuk 100 liter air dan seterusnya. Bila tidak ada alat menakar gunakan sendok makan. Satu sendok makan peres (yang diratakan diatasnya berisi 10 gram abate). Anda tinggal membaginya atau menambahnya sesuai banyaknya air yang akan diabatisasi. (Abate dapat di beli di apotik-apotik).
G. APA YANG HARUS DILAKUKAN KADER DAN TOKOH MASYARAKAT BILA ADA WARGA YANG DIDUGA SAKIT DEMAM BERDARAH?
1. Beri minum sebanyak-banyaknya dengan air yang sudah dimasak
2. berikan kompres air dingin/air es
3. berikan obat penurun panas, misalnya parasetamol dengan dosis:
Anak-anak : 10 – 20 mg/Kg BB perhari
Dewasa : 3x1 tablet/hari
4. Cepat bawa ke dokter, petugas kesehatan, Puskesmas atau rumah sakit. Khususnya bila penderita tampak gelisah dan tangan serta kaki penderita dingin.
H. APA YANG HARUS DILAKUKAN OLEH KADER DAN TOKOH MASYARAKAT BILA HASIL PEMERIKSAAN DOKTER/PETUGAS KESEHATAN TERNYATA ADA WARGA YANG MENDERITA DEMAM BERDARAH
1. Melapor langsung ke Puskesmas bahwa ditempat tinggalnya ada penderita/tersangka demam berdarah
2. Melapor kepada Kepala Desa atau Pengurus POKJA demam berdarah didesanya bahwa ada penderita demam berdarah yang perlu segera ditanggulangi lebih lanjut.
3. Mengajak masyarakat untuk melakukan kerja bakti secara berkala. Kegiatan kerja bakti dapat berupa menjaga kebersihan rumah dan lingkungan dari tempat berkembang biaknya nyamuk aedes aegypti secara serentak oleh masyarakat sehingga seluruh warga terhindar dari penyakit demam berdarah:
membersihkan lingkungan dan menimbun barang-barang bekas kedalam satu lubang atau mengumpulkannya ke tempat pembuangan sampah umum
membersihkan atau memberikan bubuk abate serta memberikan tutup Tempat Penampungan Air (TPA) untuk umum seperti penampungan air hujan.
Membersihkan tanah kosong/kavling kosong dari genangan air.
SUDAHKAH ANDA BEBAS DARI ANCAMAN
DEMAM BERDARAH ?
A. PENGERTIAN
Penyakit demam berdarah adalah penyakit menular yang sering menimbulkan wabah dan
menyebabkan kematian pada banyak orang.
B. PENYEBAB DEMAM BERDARAH
Penyakit demam berdarah disebabkan oleh virus dengue dari nyamuk aedes aegypti
C. CIRI-CIRI NYAMUK AEDES AEGYPTI
1. SIFAT-SIFAT NYAMUK AEDES AEGYPTI
Berwarna hitam dan belang-belang (loreng) putih pada seluruh tubuhnya
Berkembangbiak ditempat penampungan air (TPA) dan barang-barang yang memungkinkan air tergenang, misalnya:
o Bak mandi/WC, tempayan, drum
o Tempat minum burung
o Vas bunga, pot tanaman air
o Kaleng, ban bekas, botol, plastik yang dibuang disembarang tempat.
Nyamuk aedes aegypti tidak dapat berkembang biak diselokan/got atau kolam yang airnya langsung berhubungan dengan tanah.
Biasanya menggigit (menghisap darah) pada pagi hari sampai sore hari
Dapat terbang sampai 100 meter
2. SIFAT-SIFAT JENTIK AEDES AEGYPTI
Ukuran 0,5 – 1 Cm
Selalu bergerak aktif dalam air
Gerakannya berulang-ulang dari bawah ke atas permukaan air untuk bernafas, kemudian turun kembali ke bawah dan seterusnya.
Pada waktu istirahat, posisinya hampir tegak lurus dengan permukaan air
3. SIFAT-SIFAT TELUR NYAMUK AEDES AEGYPTI
Ukuran sangat kecil 0,7 mm
Warna hitam
Tahan sampai 6 bulan ditempat kering
D. CARA PENULARAN
1. Penyakit demam berdarah ditularkan nyamuk aedes aegypti yang betina
2. nyamuk ini mendapat virus dengue sewaktu menggigit/menghisap darah orang yang sakit demam berdarah atau tidak sakit tetapi dalam darahnya terdapat virus dengue
3. Orang yang mengandung virus debngue tetapi tidak sakit, dapat pergi kemana-mana dan menularkan virus itu kepada orang lain ditempat yang ada nyamuk aeded aegypti
4. virus dengue yang terhisap akan berkembangbiak dan menyebar ke seluruh tubuh nyamuk termasuk kelenjar liurnya
5. Bila nyamuk tersebut menggigit/menghisap darah orang lain, virus itu akan dipindahkan bersama air liur nyamuk
6. bila orang yang ditularkan itu tidak mempunyai kekebalan (umumnya anak-anak). Maka ia akan menderita demam berdarah
7. nyamuk aedes aegypti yang sudah mengandung virus dengue, seumur hidupnya dapat menularkan kepada orang lain
8. dalam darah manusia, virus dengue akan mati dengan sendirinya dalam waktu lebih kurang 1 minggu.
E. TANDA-TANDA PENYAKIT DEMAM BERDARAH
1. mendadak panas tinggi selama 2 – 7 hari, tampak lemah dan lesu. Suhu badan antara 380 – 400 C atau lebih
2. tampak bintik-bintik merah pada kulit, seperti bekas gigitan nyamuk disebabkan pecahnya pembuluh darah kapiler di kulit. Untuk membedakannya, kulit diregangkan. Bila bintik merah itu hilang berarti bukan tanda penyakit demam berdarah.
3. kadang-kadang terjadi perdarahan (mimisan)
4. mungkin terjadi muntah darah atau berak darah
5. kadang-kadang nyeri ulu hati karena terjadi perdarahan di lambung
6. bila sudah parah, penderita gelisah, ujung tangan dan kaki dingn berkeringat . bila tidak segera ditolong di RS dalam 2-3 hari dapat meninggal dunia.
F. CARA YANG TEPAT MENCEGAH DEMAM BERDARAH
1. Menguras bak mandi sekurang-kurangnya seminggu sekali
2. Tutuplah kembali tempayan rapat-rapat setelah mengambil airnya, agar nyamuk demam berdarah tidak dapat masuk dan bertelur di situ.
3. Gantilah air di vas bunga dan pot tanaman air setiap hari
4. mengganti air tempat minum burung
5. Menimbun barang-barang bekas yang dapat menampung air, seperti plastik dan barang-barang bekas
6. Menaburkan bubuk abate pada tempat-tempat penampungan air yang sulit dikuras atau didaerah yang air bersihnya sulit didapat sehingga perlu menampung air hujan. Menaburkan bubuk abate ke dalam genangan air tersebut untuk membunuh jentik-jentik nyamuk. Ulangi hal ini setiap 2-3 bulan sekali atau peliharalah ikan di tempat itu.
Takaran bubuk abate adalah sebagai berikut: untuk 10 liter air cukup dengan 1 gram bubuk abate atau 10 gram untuk 100 liter air dan seterusnya. Bila tidak ada alat menakar gunakan sendok makan. Satu sendok makan peres (yang diratakan diatasnya berisi 10 gram abate). Anda tinggal membaginya atau menambahnya sesuai banyaknya air yang akan diabatisasi. (Abate dapat di beli di apotik-apotik).
G. APA YANG HARUS DILAKUKAN KADER DAN TOKOH MASYARAKAT BILA ADA WARGA YANG DIDUGA SAKIT DEMAM BERDARAH?
1. Beri minum sebanyak-banyaknya dengan air yang sudah dimasak
2. berikan kompres air dingin/air es
3. berikan obat penurun panas, misalnya parasetamol dengan dosis:
Anak-anak : 10 – 20 mg/Kg BB perhari
Dewasa : 3x1 tablet/hari
4. Cepat bawa ke dokter, petugas kesehatan, Puskesmas atau rumah sakit. Khususnya bila penderita tampak gelisah dan tangan serta kaki penderita dingin.
H. APA YANG HARUS DILAKUKAN OLEH KADER DAN TOKOH MASYARAKAT BILA HASIL PEMERIKSAAN DOKTER/PETUGAS KESEHATAN TERNYATA ADA WARGA YANG MENDERITA DEMAM BERDARAH
1. Melapor langsung ke Puskesmas bahwa ditempat tinggalnya ada penderita/tersangka demam berdarah
2. Melapor kepada Kepala Desa atau Pengurus POKJA demam berdarah didesanya bahwa ada penderita demam berdarah yang perlu segera ditanggulangi lebih lanjut.
3. Mengajak masyarakat untuk melakukan kerja bakti secara berkala. Kegiatan kerja bakti dapat berupa menjaga kebersihan rumah dan lingkungan dari tempat berkembang biaknya nyamuk aedes aegypti secara serentak oleh masyarakat sehingga seluruh warga terhindar dari penyakit demam berdarah:
membersihkan lingkungan dan menimbun barang-barang bekas kedalam satu lubang atau mengumpulkannya ke tempat pembuangan sampah umum
membersihkan atau memberikan bubuk abate serta memberikan tutup Tempat Penampungan Air (TPA) untuk umum seperti penampungan air hujan.
Membersihkan tanah kosong/kavling kosong dari genangan air.
IMUNISASI
IMUNISASI
1. PENGERTIAN
IMUNISASI ADALAH : Memberikan kekbalan tubuhdengan cara memasukkan bibit penyakit yang telah dilemahkan atau dimatikan.
2. PROGRAM PEMERINTAH : IMUNISASI
Pemerintah mencanangkan program Imunisasi wajib yang harus diberikan kepada anak dibawah usia 1 tahun, yaitu pencegahan terhadap 7 penyakit utama : TBC, Diphteri, Pertusisi (batuk rejan), Tetanus, Polio, Campak dan Hepatitis B.
3. IMUNISASI BCG
Imunisasi BCG bertujuan untuk memberikan kekebalan / pertahanan aktif terhadap penyakit TBC.
Jadwal pemberian imunisasi BCG sebaiknya dilakukan ketika bayi baru lahir sampai berumur 12 bulan, tetapi sebaiknya diberikan pada umur 0-2 tahun. Imunisasi BCG cukup diberikan 1 kali saja. Pada anak yang akan diimunisasi dengan usia lebih dari 2 bulan, harus dilakukan Montaux test dulu. Gunanya untuk mengetahui apakah ia telah terjangkit penyakit TBC. Seandainya hasil positif, anak tersebut selayaknya tidak mendapat imunisasi.
Reaksi yang mungkin timbul pada pemberian imunisasi BCG adalahkadang bernanah, tetapi akan sembuh dengan sendirinya walaupun lambat. Biasanya suntikan BCG tidak menimbulkan pana.
4. IMUNISASI DPT
Tujuan pemberian Imunisasi DPT adalah memberikan kekebalan aktif dalam waktu yang bersamaan terhadap penyakit diphteri, pertusis dan tetanus.
Imunisasi DPT dapat diberikan 3 kali, sejak bayi berumur 2 bulan dengan selang waktu antara dua penyuntikan minimal 4 minggu.
Reaksi yang mungkin trjadi biasanya demam ringan, pembengkakan dan rasa nyeri di tempat suntikan selama 1-2 hari.
Imunisasi DPT tidak boleh diberikan kepada anak yang sakit parah dan anak yang menderita penyakit kejang demam kompleks.
5. IMUNISASI POLIOMIOLITIS.
Vaksinasi diberikan untuk mendapatkan kekebalan terhadap penyakit poliomyelitis.
Imunisasi dasar diberikan sejak anak baru lahir atau berumur beberapa hari, selanjutnya setiap 4-6 minggu. Pemberian imunisasi Polio dapat dilakukan bersamaan dengan BCG, Hepatitis B, dan DPT.
Reaksi yang timbul tidak ada, mungkin akan terdapat berak-berak ringan.
Pada anak dengan diare berat atau sedang sakit parah, imunisasi polio dapat ditangguhkan.
6. IMUNISASI CAMPAK
Imunisasi diberikan untuk mendapat kekebalan terhadap penyakit campak secara aktif.
Menurut WHO imuniasi campak cukup diberikan 1 kali suntikan setelah bayi berumur 9 bulan, tetapi karena angka kesakitan campak di Indonesia masih tinggi, pemerintah mencnagkan pemberian imunisasi campak sebelum usia 9 bulan, yaitu antara usia 6-9 bulan.
Biasanya tidak terdapat reaksi akibat imunisasi. Mungkin terjadi demam ringan dan tampak sedikit bercak merah pada pipi di bawah telinga pada hari ke 7-8 setelah penyuntikan.
7. VAKSINASI HEPATITIS B
Vaksinasi dimaksudkan untuk mendapat kekbalan aktif terhadap penyakit Hepatitis B. Imunisasi aktif dilakuakn dengan cara pemberian suntikan dasar sebanyak 3 kali dengan jarak waktu satu bulan anta suntikan 1 dan 2, dan lima bulan antara suntikan 2 dan 3.
Reaksi yang mungkin terjadi adalah berupa nyeri pada tempat suntikan, yang mungkin disertai dengan timbulnya rasa panas atau pembengkakan. Reaksi ini akan menghilang dalam waktu 2 hari. Reaksi lain yang mungkin terjadi ialah demam ringan.
1. PENGERTIAN
IMUNISASI ADALAH : Memberikan kekbalan tubuhdengan cara memasukkan bibit penyakit yang telah dilemahkan atau dimatikan.
2. PROGRAM PEMERINTAH : IMUNISASI
Pemerintah mencanangkan program Imunisasi wajib yang harus diberikan kepada anak dibawah usia 1 tahun, yaitu pencegahan terhadap 7 penyakit utama : TBC, Diphteri, Pertusisi (batuk rejan), Tetanus, Polio, Campak dan Hepatitis B.
3. IMUNISASI BCG
Imunisasi BCG bertujuan untuk memberikan kekebalan / pertahanan aktif terhadap penyakit TBC.
Jadwal pemberian imunisasi BCG sebaiknya dilakukan ketika bayi baru lahir sampai berumur 12 bulan, tetapi sebaiknya diberikan pada umur 0-2 tahun. Imunisasi BCG cukup diberikan 1 kali saja. Pada anak yang akan diimunisasi dengan usia lebih dari 2 bulan, harus dilakukan Montaux test dulu. Gunanya untuk mengetahui apakah ia telah terjangkit penyakit TBC. Seandainya hasil positif, anak tersebut selayaknya tidak mendapat imunisasi.
Reaksi yang mungkin timbul pada pemberian imunisasi BCG adalahkadang bernanah, tetapi akan sembuh dengan sendirinya walaupun lambat. Biasanya suntikan BCG tidak menimbulkan pana.
4. IMUNISASI DPT
Tujuan pemberian Imunisasi DPT adalah memberikan kekebalan aktif dalam waktu yang bersamaan terhadap penyakit diphteri, pertusis dan tetanus.
Imunisasi DPT dapat diberikan 3 kali, sejak bayi berumur 2 bulan dengan selang waktu antara dua penyuntikan minimal 4 minggu.
Reaksi yang mungkin trjadi biasanya demam ringan, pembengkakan dan rasa nyeri di tempat suntikan selama 1-2 hari.
Imunisasi DPT tidak boleh diberikan kepada anak yang sakit parah dan anak yang menderita penyakit kejang demam kompleks.
5. IMUNISASI POLIOMIOLITIS.
Vaksinasi diberikan untuk mendapatkan kekebalan terhadap penyakit poliomyelitis.
Imunisasi dasar diberikan sejak anak baru lahir atau berumur beberapa hari, selanjutnya setiap 4-6 minggu. Pemberian imunisasi Polio dapat dilakukan bersamaan dengan BCG, Hepatitis B, dan DPT.
Reaksi yang timbul tidak ada, mungkin akan terdapat berak-berak ringan.
Pada anak dengan diare berat atau sedang sakit parah, imunisasi polio dapat ditangguhkan.
6. IMUNISASI CAMPAK
Imunisasi diberikan untuk mendapat kekebalan terhadap penyakit campak secara aktif.
Menurut WHO imuniasi campak cukup diberikan 1 kali suntikan setelah bayi berumur 9 bulan, tetapi karena angka kesakitan campak di Indonesia masih tinggi, pemerintah mencnagkan pemberian imunisasi campak sebelum usia 9 bulan, yaitu antara usia 6-9 bulan.
Biasanya tidak terdapat reaksi akibat imunisasi. Mungkin terjadi demam ringan dan tampak sedikit bercak merah pada pipi di bawah telinga pada hari ke 7-8 setelah penyuntikan.
7. VAKSINASI HEPATITIS B
Vaksinasi dimaksudkan untuk mendapat kekbalan aktif terhadap penyakit Hepatitis B. Imunisasi aktif dilakuakn dengan cara pemberian suntikan dasar sebanyak 3 kali dengan jarak waktu satu bulan anta suntikan 1 dan 2, dan lima bulan antara suntikan 2 dan 3.
Reaksi yang mungkin terjadi adalah berupa nyeri pada tempat suntikan, yang mungkin disertai dengan timbulnya rasa panas atau pembengkakan. Reaksi ini akan menghilang dalam waktu 2 hari. Reaksi lain yang mungkin terjadi ialah demam ringan.
GIZI PADA ANAK PRA SEKOLAH
GIZI PADA ANAK PRA SEKOLAH
Pengertian
Nutrisi atau zat makanan adalah merupakan bagian dari makanan termasuk didalamnya air, protein dan asam amino yang membentuknya, lemak dan asam lemak, karbohidrat, mineral dan vitamin.
Zat gizi yang terkandung dalam makanan
1. Air
Kebutuhan tubuh akan air merupakan urutan kedua setelah kebutuhan oksigen. Fungsi dari air bermacam-macam. Air merupakan komponen terpenting dari struktur tubuh dan dalam fungsinya sebagai pelarut. Air mengatur suhu tubuh dengan mengambil panas yang dihasilkan dan mendistribusikannya ke seluruh tubuh. Air penting sebagai pelumas tubuh misalnya saliva, memungkinkan makanan masuk ditelan.
2. Protein dan Asam Amino
Fungsi protein adalah :
a. Penunjang pertumbuhan, protein merupakan bahan padat utama dari otot, organ dan glandula endokrin. Merupakan unsur utama dari matrix tulang dan gigi, kulit, kuku, rambut, sel darah dan serum.
b. Pengaturan proses tumbuh, protein mempunyai fungsi yang sangat khusus dalam pengaturan proses-proses tubuh misalnya, Hb melakukan peranan vital membawa oksigen ke jaringan
c. Energi, protein merupakan sumber energi, setiap gramnya menghasilkan 4 Kkal (0,01 MJ).
Sumber protein :
• Kandungan protein tinggi pada susu, daging, ikan, unggas, keju, biji-bijian
• Kandungan protein menengah pada telur, kacang-kacangan, tepung, biji-bijian, susu cair.
• Kandungan protein rendah sebagian besar pada buah-buahan dan sayur-sayuran.
3. Lemak dan Asam Lemak
Fungsi utama lemak adalah memberikan energi, Lemak bertindak sebagai karier dari vitamin A, D, E, K, yang larut dalam air dan memberikan rasa yang menyenangkan dan memberikan perasaan kenyang karena kecepatan pengosongan dari lambung.
Sumber makanannya adalah baik susu ASI dan sapi mengandung sekitar 50% kal lemak. Sekitar 4% dari kalori total dalam ASI diberikan oleh asam linoleat. Sumber makanan lain adalah minyak, LARD, mentega, margarine dan bumbu selada yang merupakan sumber lemak yang paling pekat.
4. Karbohidrat
Gula dan zat tepung merupakan sumber utama energi manusia.
Fungsi karbohidrat :
a. Energi, setiap gram karbohidrat yang dioksidasi rata-rata menghasilkan 4 kal. Sejumlah karbohidrat dalam bentuk glukose, akan digunakan secara langsung untuk memenuhi kebutuhan energi jaringan. Sebagian kecil disimpan sebagai glikogen dalam hati dan otot dan beberapa akan disimpan sebagai jaringan adiposa.
b. Aksi pencadangan protein, tubuh akan menggunakan karbohidrat sebagai sumber utama energi, karena itu jika terdapat defisiensi kalor dalam diet maka akan digunakan jaringan adiposa dan protein
c. Pengaturan metabolisme lemak, diperlukan sejumlah karbohidrat dalam diet sehingga oksidasi lemak dapat berlangsung dengan normal. Jika karbohidrat dalam diet terbatas, maka lemak akan dimetabolisir lebih cepat daripada penanganan tubuh terhadap produk metabolisme ini. Jika lemak tidak dioksidasi dengan lengkap maka akan terbentuk keton.
d. Peranan dalam fungsi gastrointestinal, diduga laktosa mempercepat pertumbuhan bakteri yang diperlukan dalam usus kecil, bakteri ini berguna untuk sintesis vit B kompleks dan vit K.
Sumber Karbohidrat : pada diet bayi muda laktosa merupakan karbohidrat predominan yang ditemukan dalam ASI dan susu sapi. Dengan semakin besarnya anak-anak ditambahkan biji-bijian, roti dan makanan lain seperti kentang.
Memberi Makanan yang Baik
Anak usia pra sekolah mulai tumbuh lebih aktif dan cerdas. Orang tua mungkin merasa bahwa pertumbuhannya terasa lamban dan selera makannya kurang baik seperti sebelumnya. Hal ini bukan merupakan suatu hal yang menakutkan selama orang tua tetap memberikan anak dengan aneka makanan sehat/bergizi dan memonitor petumbuhan secara teratur.
Kebutuhan nutrisi anak bisa dipenuhi dengan memberikan makanan dari keempat kelompok makanan penting, yaitu :
1. Nasi dan alternative.
Makanan ini memberikan energi yang baik, sedikit vitamin dan mineral. Pilihan lain yang meliputi : bubur ayam, mie atau bubur kacang ijo.
2. Buah-buahan.
Buah-buahan adalah sumber serat yang baik, khususnya vitamin A, C dan mineral seperti kalium. Lebih sering memberikan buah-buahan yang mengandung citrun dan buah-buahan yang isinya berwarna kuning.
3. Sayur-sayuran.
Merupakan sumber serat dan mineral yang baik seperti kalium, juga memberikan vitamin A, C dan asam folik. Berikan sayuran berwarna hijau atau sayuran berwarna kuning kehijauan.
4. Daging dan alternative.
Kelompok ini meliputi tempe, tahu, ikan, susu, telur yang memberikan protein penting, lemak, vitamin dan mineral.
Berikan ikan paling sedikit 3 kali dalam seminggu dan berikan sebanyak 5 telur dalam seminggu.
Saat mempersiapkan makanan, cobalah mempergunakan sedikit minyak, garam dan gula jika ini perlu ditambahkan.
Tips Memberi Makan pada Anak Pra Sekolah.
1. Tetap memberikan susu.
Anak perlu minum susu 2-3 cangkir susu sehari. Susu memberikan kalsium dan pospor yang penting untuk menguatkan tulang dan gigi.
2. Menciptakan makanan yang diinginkan.
Melibatkan anak dalam memilih makanan dan merencanakan menu. Ajaklah dia ke pasar dan terangkan mengenai fungsi dari jenis makanan yang berbeda. Ceritakan kepadanya bahwa makan telur bisa menjadikan otot kuat dan makan wortel bisa menjadikan mata sehat untuk melihat, kesemuanya akan membantu anak untuk memahami mengapa orang tua memberikan makanan ini.
3. Menyiapkan makanan yang menarik.
Di samping aneka dan sajian makanan, penting juga untuk menarik minat dan perhatian anak. Memotong sayur-sayuran dalam bentuk yang menarik. Anak diberikan sayuran dengan warna dan bentuk yang berbeda seperti wortel, buncis, bayam, jagung. Selain itu atur buah-buahan dalam bentuk yang menarik karena anak akan lebih berselera untuk menikmati rasa buah tersebut. Yang tidak kalah penting adalah jangan mencampur makanan ke dalam satu mangkok. Pisahkan jenis makanan yang berbeda dengan mempergunakan piring yang berbeda.
4. Menghindari anak makan yang berlebihan.
Kegemukan pada anak-anak merupakan suatu kekuatiran. Anak yang kegemukan bisa mempunyai problema kesehatan dalam kehidupannya di kemudian hari. Untuk mencegah anak kegemukan orang bisa membantu dengan membentuk kebiasaan makan makanan yang baik ketika masih muda. Misalnya hindari menggunakan makanan sebagai bentuk hadiah atau bujukan, memberi makanan kecil yang menyehatkan serta jangan makan yang berlebihan.
5. Memberi makanan kecil yang sesuai.
Anak usia pra sekolah karena dengan ukuran tubuhnya dan seleranya kecil, sangat baik dengan pemberian makanan yang tidak terlalu banyak, yang diberikan empat – enam kali dalam sehari. Oleh karena itu makanan kecil sama pentingnya dengan makanan pokok dalam memenuhi kebutuhan nutrisi anak selama sehari. Makanan kecil yang baik seperti sop kacang merah, kue yang berisi daging, buah-buahan segar, susu, jus buah, susu kedelai, roti, singkong rebus, ubi rebus.
Catatan :
Cucilah tangan sebelum menyuapkan makanan anak.
Gunakan bahan makanan yang baik dan aman, peralatan masak yang bersih dan cara memasak yang benar.
Pengertian
Nutrisi atau zat makanan adalah merupakan bagian dari makanan termasuk didalamnya air, protein dan asam amino yang membentuknya, lemak dan asam lemak, karbohidrat, mineral dan vitamin.
Zat gizi yang terkandung dalam makanan
1. Air
Kebutuhan tubuh akan air merupakan urutan kedua setelah kebutuhan oksigen. Fungsi dari air bermacam-macam. Air merupakan komponen terpenting dari struktur tubuh dan dalam fungsinya sebagai pelarut. Air mengatur suhu tubuh dengan mengambil panas yang dihasilkan dan mendistribusikannya ke seluruh tubuh. Air penting sebagai pelumas tubuh misalnya saliva, memungkinkan makanan masuk ditelan.
2. Protein dan Asam Amino
Fungsi protein adalah :
a. Penunjang pertumbuhan, protein merupakan bahan padat utama dari otot, organ dan glandula endokrin. Merupakan unsur utama dari matrix tulang dan gigi, kulit, kuku, rambut, sel darah dan serum.
b. Pengaturan proses tumbuh, protein mempunyai fungsi yang sangat khusus dalam pengaturan proses-proses tubuh misalnya, Hb melakukan peranan vital membawa oksigen ke jaringan
c. Energi, protein merupakan sumber energi, setiap gramnya menghasilkan 4 Kkal (0,01 MJ).
Sumber protein :
• Kandungan protein tinggi pada susu, daging, ikan, unggas, keju, biji-bijian
• Kandungan protein menengah pada telur, kacang-kacangan, tepung, biji-bijian, susu cair.
• Kandungan protein rendah sebagian besar pada buah-buahan dan sayur-sayuran.
3. Lemak dan Asam Lemak
Fungsi utama lemak adalah memberikan energi, Lemak bertindak sebagai karier dari vitamin A, D, E, K, yang larut dalam air dan memberikan rasa yang menyenangkan dan memberikan perasaan kenyang karena kecepatan pengosongan dari lambung.
Sumber makanannya adalah baik susu ASI dan sapi mengandung sekitar 50% kal lemak. Sekitar 4% dari kalori total dalam ASI diberikan oleh asam linoleat. Sumber makanan lain adalah minyak, LARD, mentega, margarine dan bumbu selada yang merupakan sumber lemak yang paling pekat.
4. Karbohidrat
Gula dan zat tepung merupakan sumber utama energi manusia.
Fungsi karbohidrat :
a. Energi, setiap gram karbohidrat yang dioksidasi rata-rata menghasilkan 4 kal. Sejumlah karbohidrat dalam bentuk glukose, akan digunakan secara langsung untuk memenuhi kebutuhan energi jaringan. Sebagian kecil disimpan sebagai glikogen dalam hati dan otot dan beberapa akan disimpan sebagai jaringan adiposa.
b. Aksi pencadangan protein, tubuh akan menggunakan karbohidrat sebagai sumber utama energi, karena itu jika terdapat defisiensi kalor dalam diet maka akan digunakan jaringan adiposa dan protein
c. Pengaturan metabolisme lemak, diperlukan sejumlah karbohidrat dalam diet sehingga oksidasi lemak dapat berlangsung dengan normal. Jika karbohidrat dalam diet terbatas, maka lemak akan dimetabolisir lebih cepat daripada penanganan tubuh terhadap produk metabolisme ini. Jika lemak tidak dioksidasi dengan lengkap maka akan terbentuk keton.
d. Peranan dalam fungsi gastrointestinal, diduga laktosa mempercepat pertumbuhan bakteri yang diperlukan dalam usus kecil, bakteri ini berguna untuk sintesis vit B kompleks dan vit K.
Sumber Karbohidrat : pada diet bayi muda laktosa merupakan karbohidrat predominan yang ditemukan dalam ASI dan susu sapi. Dengan semakin besarnya anak-anak ditambahkan biji-bijian, roti dan makanan lain seperti kentang.
Memberi Makanan yang Baik
Anak usia pra sekolah mulai tumbuh lebih aktif dan cerdas. Orang tua mungkin merasa bahwa pertumbuhannya terasa lamban dan selera makannya kurang baik seperti sebelumnya. Hal ini bukan merupakan suatu hal yang menakutkan selama orang tua tetap memberikan anak dengan aneka makanan sehat/bergizi dan memonitor petumbuhan secara teratur.
Kebutuhan nutrisi anak bisa dipenuhi dengan memberikan makanan dari keempat kelompok makanan penting, yaitu :
1. Nasi dan alternative.
Makanan ini memberikan energi yang baik, sedikit vitamin dan mineral. Pilihan lain yang meliputi : bubur ayam, mie atau bubur kacang ijo.
2. Buah-buahan.
Buah-buahan adalah sumber serat yang baik, khususnya vitamin A, C dan mineral seperti kalium. Lebih sering memberikan buah-buahan yang mengandung citrun dan buah-buahan yang isinya berwarna kuning.
3. Sayur-sayuran.
Merupakan sumber serat dan mineral yang baik seperti kalium, juga memberikan vitamin A, C dan asam folik. Berikan sayuran berwarna hijau atau sayuran berwarna kuning kehijauan.
4. Daging dan alternative.
Kelompok ini meliputi tempe, tahu, ikan, susu, telur yang memberikan protein penting, lemak, vitamin dan mineral.
Berikan ikan paling sedikit 3 kali dalam seminggu dan berikan sebanyak 5 telur dalam seminggu.
Saat mempersiapkan makanan, cobalah mempergunakan sedikit minyak, garam dan gula jika ini perlu ditambahkan.
Tips Memberi Makan pada Anak Pra Sekolah.
1. Tetap memberikan susu.
Anak perlu minum susu 2-3 cangkir susu sehari. Susu memberikan kalsium dan pospor yang penting untuk menguatkan tulang dan gigi.
2. Menciptakan makanan yang diinginkan.
Melibatkan anak dalam memilih makanan dan merencanakan menu. Ajaklah dia ke pasar dan terangkan mengenai fungsi dari jenis makanan yang berbeda. Ceritakan kepadanya bahwa makan telur bisa menjadikan otot kuat dan makan wortel bisa menjadikan mata sehat untuk melihat, kesemuanya akan membantu anak untuk memahami mengapa orang tua memberikan makanan ini.
3. Menyiapkan makanan yang menarik.
Di samping aneka dan sajian makanan, penting juga untuk menarik minat dan perhatian anak. Memotong sayur-sayuran dalam bentuk yang menarik. Anak diberikan sayuran dengan warna dan bentuk yang berbeda seperti wortel, buncis, bayam, jagung. Selain itu atur buah-buahan dalam bentuk yang menarik karena anak akan lebih berselera untuk menikmati rasa buah tersebut. Yang tidak kalah penting adalah jangan mencampur makanan ke dalam satu mangkok. Pisahkan jenis makanan yang berbeda dengan mempergunakan piring yang berbeda.
4. Menghindari anak makan yang berlebihan.
Kegemukan pada anak-anak merupakan suatu kekuatiran. Anak yang kegemukan bisa mempunyai problema kesehatan dalam kehidupannya di kemudian hari. Untuk mencegah anak kegemukan orang bisa membantu dengan membentuk kebiasaan makan makanan yang baik ketika masih muda. Misalnya hindari menggunakan makanan sebagai bentuk hadiah atau bujukan, memberi makanan kecil yang menyehatkan serta jangan makan yang berlebihan.
5. Memberi makanan kecil yang sesuai.
Anak usia pra sekolah karena dengan ukuran tubuhnya dan seleranya kecil, sangat baik dengan pemberian makanan yang tidak terlalu banyak, yang diberikan empat – enam kali dalam sehari. Oleh karena itu makanan kecil sama pentingnya dengan makanan pokok dalam memenuhi kebutuhan nutrisi anak selama sehari. Makanan kecil yang baik seperti sop kacang merah, kue yang berisi daging, buah-buahan segar, susu, jus buah, susu kedelai, roti, singkong rebus, ubi rebus.
Catatan :
Cucilah tangan sebelum menyuapkan makanan anak.
Gunakan bahan makanan yang baik dan aman, peralatan masak yang bersih dan cara memasak yang benar.
Sabtu, 16 April 2011
PPPK ( P3K )
PPPK
KETRAMPILAN PERTOLONGAN PERTAMA PADA KECELAKAAN
PENDAHULUAN
1. Ketrampilan Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (PPPK) merupakan salah satu kegiatan kepramukaan yang memberikan bekal peserta didik dalam hal pengalaman :
a. Kewajiban diri untuk mengamalkan kode kehoramatan pramuka
b. Kepeduliannya terhadap masyarakat/orang lain
c. Kepeduliannya terhadap usaha meningkatkan citra Gerakan Pramuka di masyarakat
2. Ketrampilan Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan merupakan seperangkat ketrampilan dan pengetahuan kesehatan yang praktis dalam memberikan bantuan pertama kepada orang lain yang sedang mengalami musibah, antara lain pada pasien yang :
a. Berhenti bernafas
b. Pendarahan parah
c. Shok
d. Patah tulang
3. Ketrampilan Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan dan Pengetahuan Praktis tentang Kesehatan merupakan alat pendidikan bagi para pramuka sesuai selaras dengan perkembangannya agar mampu menjaga kesehatan dirinya dan keluarga serta lingkunganny, dan mempunyai kemampuan yang mantap untuk menolong orang lain yang mengalami kecelakaan.
MATERI POKOK
1. Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K)
a. P3K bagi pasien yang berhenti bernafas
Kalau seseorang tiba-tiba napasnya berhenti, apapun latar belakangnya, harus segera dilakukan nafas buatan.
Cara yang paling praktis dan efisien untuk menyelamatkan nyawa orang tersebut adalah dengan jalan : meniupkan nafas ke paru-paru korban.
Langkah-langkah pertolongan dengan napas buatan dari mulut ke mulut/hidung sebagai berikut :
1) Kepala korban diletakkan dengan posisi dagu mendongak ke atas
2) Rahang ditarik sampai mulut terbuka
3) Penolong membuka mulut lebar-lebar dan ditempelkan ke mulut korban rapat-rapat dan pencet hidung atau tutup hidung korban dengan pipi, atau dapat juga dengan jalan tutup mulut korban rapat-rapat selanjutnya penolong menempelkan mulutnya ke hidung korban dan meniupnya.
4) Tiup ke mulut/hidung korban, kepada :
a) Orang dewasa secara teratur dan kuat ditiupkan 12 kali tiupan pada setiap menit.
b) Anak-anak ditiupkan 20 kali tiap menit
b. P3K bagi korban Sengatan Listrik
1) Penolong hendaknya berdiri di atas karet, karton, papan, atau karpet yang dalam keadaan kering
2) Gunakan tongkat kering/papan kering untuk menarik atau mendorong kawat beraliran listrik yang menempel pada tubuh korban
3) Setelah kontak dengan aliran listrik tiada lagi, selanjutnya segera dilakukan nafas buatan sampai bantuan medis datang
c. P3K bagi pasien yang menderita pendarahan parah
1) Luka hendaknya ditutup kain kasa kompres yang steril, selanjutnya kain kasa kompres tersebut ditekan kuat-kuat dengan tangan sampai pendarahan berhenti.
Untuk menutup luka biasa juga menggunakan bahan yang bersih lainnya, misalnya kasa steril, saputangan bersih lainnya, handuk atau sobekan sprei yang semuanya sudah dicuci dan disetrika.
Kalau tidak tersedia peralatan yang steril, jangan ragu-ragu lagi menggunakan baju kotor atau tangan telanjang untuk menekan bagian yang luka agar darah tidak terus menerus mengucur karena kehilangan darah dari tubuh korban lebih berbahaya daripada resiko infeksi.
2) Luka yang sudah berdarah tidak boleh dibersihkan karena pendarahan akan membersihkan luka itu sendiri, yang boleh dibersihkan adalah kulit di sekitar luka, dengan air sabun atau air ledeng biasa atau air yang sudah dimasak.
3) Pada semua kasus pendarahan serius, penderita selalu diancam shok, untuk itu diselimuti dan letakkan penderita pada posisi yang paling menyenangkan dan semua yang mengikat pada tubuh harus dilepaskan termasuk ikat pinggang.
d. Pertolongan Pertama Mengurangi Shok
1) Setiap kecelakaan, kebakaran, keracunan yang parah, sering kali disertai dengan shok baik ringan atau parah, bahkan sampai fatal, karena shok merupakan reaksi tubuh yang ditandai oleh melambatnya atau terhentinya peredaran darah dan berakibat penurunan persediaan darah pada organ-organ penting.
2) Tanda-tanda Shok
a) Denyut nadi cepat tapi lemah
b) Merasa lemas
c) Muka pucat
d) Kulit dingin, kerinagt dingin di kening dan telapak tangan, kadang-kadang pasien menggigil
e) Merasa haus
f) Merasa mual
g) Nafas tidak teratur
h) Tekanan darah sangat rendah
3) Pertolongan Pertama Mengurangi Shok antara lain dilakukan dengan cara :
a) Menghentikan pendarahan
b) Meniadakan hambatan-hambatan pada saluran nafas
c) Memberi nafas buatan
d) Menyelimuti dan meletakkan penderita pada posisi yang paling menyenangkan
4) Langkah - langkah Pelaksanaan Pertolongan Pertama Mengurangi Shok :
a) Baringan korban dengan posisi kepala sama datar atau lebih rendah dari tubuh, dengan tujuan untuk menambah aliran darah ke jantung dan otak.
Bila kaki tidak patah, tungkai dapat ditinggikan 30-45 cm di atas posisi kepala.
b) Selimuti pasien dan hindarkan dari lantai serta udara dingin
c) Usahakan pasien tidak melihat lukanya
d) Pasien/penderita yang sadar, tidak muntha dan tidak mengalami luka di perut, dapat diberi larutan shok yang terdiri dari :
- 1 sendok teh garam dapur
- ½ sendok teh tepung soda kue
- 4-5 gelas air
- dan bisa juga ditambah air kelapa/kopi kental/teh
e) perlakukan pasien dengan lemah lembut, sebab rasa nyeri akibat penanganan yang kasar bisa menjerumuskan korban pada shok yang lebih parah.
f) Cepat-cepat panggil dokter
KETRAMPILAN PERTOLONGAN PERTAMA PADA KECELAKAAN
e. P3K patah tulang
1) Tanda-tanda patah tulang
a) Penderita tidak dapat menggerakkan bagian yang luka
b) Bentuk bagian yang terkena tampak tidak normal
c) Ada rasa nyeri kalau digerakkan
d) Kulit tidak terasa kalau disentuh
e) Pembengkakkan dan warna biru di sekitar kulit yang luka
2) Pedoman umum pertolongan pertama terhadap patah tulang
a) Pada umumnya patah tulang tidak pernah sebagai kasus darurat yang membutuhkan pertolongan segera, kecuali demi penyelamatan jiwa korban. Sebaiknya jangan menggerakkan atau mengganggu penderita, tunggu saja sampai dokter atau ambulans datang.
b) Kalau korban harus dipindahkan dari tempat yang membahayakan, pindahkan korban dengan cara menarik tungkai atau ketiaknya, sedang tarikannya harus searah dengan sumbu panjang badan
c) Kemudian lakukan memeriksa apakah ada luka-luka lainnya :
- hentikan pendarahan serius yang terjadi
- usahakan korban terhindar dari hambatan pernapasan
- upayakan lalu lintas udara tetap lancer
- jika diperlukan buatlah nafas buatan
- jangan meletakkan bantal di bawah kepala, tapi letakkanlah di kiri kanan kepala untuk menjaga agar leher tidak bergerak
d) Kalau bantuan medis terlambat, sedang penderita harus diangkat, jangan mencoba memperbaiki letak tulang.
Pasanglah selalu pembelat (bidai) sebelum menggerakkan atau mengangkat penderita.
3) Macam-macam patah tulang dan pertolongan pertamanya
a) Patah lengan bawah Pergelangan Tangan
• Letakkan perlahan-lahan lengan bawah tersebut ke dada hingga lengan membentuk sudut 90 derajat dengan lengan atas, sedang telapak tangan rata di dada
• Siapkan 2 pembelat ( bidai ) yang dilengkapi dengan kain pengempuk, satu untuk membelat bagian dalam, sedang yang lain untuk membelat bagian luar
• Usahakan pembelat merentang dari siku sampai ke punggung jemari
• Aturlah gendongan tangan ke leher sedemikian rupa sehingga ketinggian ujung-ujung jari hanya 7,5-10 cm dari siku
Patah Tulang lengan Atas (siku ke bahu)
• Letakkan tangan perlahan-lahan ke samping tubuh dalam posisi sealamiah mungkin
• Letakkan lengan bawah di dada dengan telapak tangan menempel perut
• Pasang satu pembelat (bidai) yang sudah berlapis bahan empuk di sebelah luar lengan dan ikatlah dengan 2 carik kain di atas dan di bawah bagian yang patah
• Buatlah gendongan ke leher, tempelkan ke lengan atas yang patah ke tubuh dengan handuk atau kain yang melingkari dada dan belatan (bidai)
c) Patah Tulang Lengan Bawah
Letakkan pembelat (bidai) berlapis di bawah telapak tangan, dari dekat siku sampai lewat ujung jemari.
d) Patah Tulang di paha
• Patah tulang di paha sangat berbahaya, tanggulangi shok dulu dan segera panggil dokter
• Luruskan tungkai dan tarik ke posisi normal
• Siapkan 7 pembalut panjang dan lebar
• Gunakan 2 pembelat papan lebar 10-15 cm yang dilapisi dengan kain empuk
• Panjang pembelat untuk bagian luar harus merentang dari ketiak sampai lutut, sedangkan pembelat untuk bagian dalam sepanjang dari pangkal paha sampai ke lutut.
KETRAMPILAN PERTOLONGAN PERTAMA PADA KECELAKAAN
f. Pembalut dan Pembalutan
1) Pembalut
Macam-macam pembalut :
a) Pembalut kasa gulung
b) Pembalut kasa perekat
c) Pembalut penekan
d) Kasa penekan steril (beraneka ukuran)
e) Gulungan kapas
f) Pembalut segi tiga (mitella)
2) Pembalutan
a) Pembalutan segitiga pada kepala, kening
b) Pembalutan segitiga untuk ujung tangan atau kaki
c) Pembungkus segitiga untuk membuat gendungan tangan
d) Membalut telapak tangan dengan pembalut dasi
e) Pembalutan spiral pada tangan
f) Pembalutan dengan perban membentuk angka 8 ke tangan atau pergelangan tangan yang cidera.
2. Budaya Hidup Sehat
Dalam kehidupan sehari-hari pramuka hendaknya memiliki budaya hidup sehat, dengan jalan mendidik agar mereka dibiasakan untuk :
1) Selalu menjaga kebersihan badan, misalnya pemeliharaan kuku, tangan, kaki, pentingnya mandi, pemeliharaan gigi, dsb.
2) Menjaga dan menciptakan kesegaran jasmani dan kesehatan badan, dengan jalan : secara rutin melaksanakan senam pagi, jogging, melatih pernapasan, minum air putih, dsb.
3) Menjaga ketahan tubuh, ketrampilan dan ketangkasan jasmani dengan berolahraga, mendaki gunung, berenang, terbang laying, dsb.
4) Menjaga kebesihan makanan dan minuman, serta meningkatkan pengetahuan tentang gizi.
5) Selalu menciptakan kebersihan rumah dan peralatannya, kebersihan perkemahan pada saat berkemah
6) Memahami berbagai macam penyakit dan penanggulangannya.
PENUTUP
Kegiatan Ketrampilan P3K bagi peserta didik merupakan alat pendidikan watak yang akan dapat meningkatkan ketahanan mental-moral-spiritual, pisik, intelektual, emosional, dan social; serta dapat menambah rasa percaya diri, tanggung jawab dan kepedulian kpada orang lain.
KEPUSTAKAAN
Bahan Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Lanjutan Kwarnas Gerakan Pramuka. Jakarta. 1983.
KETRAMPILAN PERTOLONGAN PERTAMA PADA KECELAKAAN
PENDAHULUAN
1. Ketrampilan Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (PPPK) merupakan salah satu kegiatan kepramukaan yang memberikan bekal peserta didik dalam hal pengalaman :
a. Kewajiban diri untuk mengamalkan kode kehoramatan pramuka
b. Kepeduliannya terhadap masyarakat/orang lain
c. Kepeduliannya terhadap usaha meningkatkan citra Gerakan Pramuka di masyarakat
2. Ketrampilan Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan merupakan seperangkat ketrampilan dan pengetahuan kesehatan yang praktis dalam memberikan bantuan pertama kepada orang lain yang sedang mengalami musibah, antara lain pada pasien yang :
a. Berhenti bernafas
b. Pendarahan parah
c. Shok
d. Patah tulang
3. Ketrampilan Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan dan Pengetahuan Praktis tentang Kesehatan merupakan alat pendidikan bagi para pramuka sesuai selaras dengan perkembangannya agar mampu menjaga kesehatan dirinya dan keluarga serta lingkunganny, dan mempunyai kemampuan yang mantap untuk menolong orang lain yang mengalami kecelakaan.
MATERI POKOK
1. Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K)
a. P3K bagi pasien yang berhenti bernafas
Kalau seseorang tiba-tiba napasnya berhenti, apapun latar belakangnya, harus segera dilakukan nafas buatan.
Cara yang paling praktis dan efisien untuk menyelamatkan nyawa orang tersebut adalah dengan jalan : meniupkan nafas ke paru-paru korban.
Langkah-langkah pertolongan dengan napas buatan dari mulut ke mulut/hidung sebagai berikut :
1) Kepala korban diletakkan dengan posisi dagu mendongak ke atas
2) Rahang ditarik sampai mulut terbuka
3) Penolong membuka mulut lebar-lebar dan ditempelkan ke mulut korban rapat-rapat dan pencet hidung atau tutup hidung korban dengan pipi, atau dapat juga dengan jalan tutup mulut korban rapat-rapat selanjutnya penolong menempelkan mulutnya ke hidung korban dan meniupnya.
4) Tiup ke mulut/hidung korban, kepada :
a) Orang dewasa secara teratur dan kuat ditiupkan 12 kali tiupan pada setiap menit.
b) Anak-anak ditiupkan 20 kali tiap menit
b. P3K bagi korban Sengatan Listrik
1) Penolong hendaknya berdiri di atas karet, karton, papan, atau karpet yang dalam keadaan kering
2) Gunakan tongkat kering/papan kering untuk menarik atau mendorong kawat beraliran listrik yang menempel pada tubuh korban
3) Setelah kontak dengan aliran listrik tiada lagi, selanjutnya segera dilakukan nafas buatan sampai bantuan medis datang
c. P3K bagi pasien yang menderita pendarahan parah
1) Luka hendaknya ditutup kain kasa kompres yang steril, selanjutnya kain kasa kompres tersebut ditekan kuat-kuat dengan tangan sampai pendarahan berhenti.
Untuk menutup luka biasa juga menggunakan bahan yang bersih lainnya, misalnya kasa steril, saputangan bersih lainnya, handuk atau sobekan sprei yang semuanya sudah dicuci dan disetrika.
Kalau tidak tersedia peralatan yang steril, jangan ragu-ragu lagi menggunakan baju kotor atau tangan telanjang untuk menekan bagian yang luka agar darah tidak terus menerus mengucur karena kehilangan darah dari tubuh korban lebih berbahaya daripada resiko infeksi.
2) Luka yang sudah berdarah tidak boleh dibersihkan karena pendarahan akan membersihkan luka itu sendiri, yang boleh dibersihkan adalah kulit di sekitar luka, dengan air sabun atau air ledeng biasa atau air yang sudah dimasak.
3) Pada semua kasus pendarahan serius, penderita selalu diancam shok, untuk itu diselimuti dan letakkan penderita pada posisi yang paling menyenangkan dan semua yang mengikat pada tubuh harus dilepaskan termasuk ikat pinggang.
d. Pertolongan Pertama Mengurangi Shok
1) Setiap kecelakaan, kebakaran, keracunan yang parah, sering kali disertai dengan shok baik ringan atau parah, bahkan sampai fatal, karena shok merupakan reaksi tubuh yang ditandai oleh melambatnya atau terhentinya peredaran darah dan berakibat penurunan persediaan darah pada organ-organ penting.
2) Tanda-tanda Shok
a) Denyut nadi cepat tapi lemah
b) Merasa lemas
c) Muka pucat
d) Kulit dingin, kerinagt dingin di kening dan telapak tangan, kadang-kadang pasien menggigil
e) Merasa haus
f) Merasa mual
g) Nafas tidak teratur
h) Tekanan darah sangat rendah
3) Pertolongan Pertama Mengurangi Shok antara lain dilakukan dengan cara :
a) Menghentikan pendarahan
b) Meniadakan hambatan-hambatan pada saluran nafas
c) Memberi nafas buatan
d) Menyelimuti dan meletakkan penderita pada posisi yang paling menyenangkan
4) Langkah - langkah Pelaksanaan Pertolongan Pertama Mengurangi Shok :
a) Baringan korban dengan posisi kepala sama datar atau lebih rendah dari tubuh, dengan tujuan untuk menambah aliran darah ke jantung dan otak.
Bila kaki tidak patah, tungkai dapat ditinggikan 30-45 cm di atas posisi kepala.
b) Selimuti pasien dan hindarkan dari lantai serta udara dingin
c) Usahakan pasien tidak melihat lukanya
d) Pasien/penderita yang sadar, tidak muntha dan tidak mengalami luka di perut, dapat diberi larutan shok yang terdiri dari :
- 1 sendok teh garam dapur
- ½ sendok teh tepung soda kue
- 4-5 gelas air
- dan bisa juga ditambah air kelapa/kopi kental/teh
e) perlakukan pasien dengan lemah lembut, sebab rasa nyeri akibat penanganan yang kasar bisa menjerumuskan korban pada shok yang lebih parah.
f) Cepat-cepat panggil dokter
KETRAMPILAN PERTOLONGAN PERTAMA PADA KECELAKAAN
e. P3K patah tulang
1) Tanda-tanda patah tulang
a) Penderita tidak dapat menggerakkan bagian yang luka
b) Bentuk bagian yang terkena tampak tidak normal
c) Ada rasa nyeri kalau digerakkan
d) Kulit tidak terasa kalau disentuh
e) Pembengkakkan dan warna biru di sekitar kulit yang luka
2) Pedoman umum pertolongan pertama terhadap patah tulang
a) Pada umumnya patah tulang tidak pernah sebagai kasus darurat yang membutuhkan pertolongan segera, kecuali demi penyelamatan jiwa korban. Sebaiknya jangan menggerakkan atau mengganggu penderita, tunggu saja sampai dokter atau ambulans datang.
b) Kalau korban harus dipindahkan dari tempat yang membahayakan, pindahkan korban dengan cara menarik tungkai atau ketiaknya, sedang tarikannya harus searah dengan sumbu panjang badan
c) Kemudian lakukan memeriksa apakah ada luka-luka lainnya :
- hentikan pendarahan serius yang terjadi
- usahakan korban terhindar dari hambatan pernapasan
- upayakan lalu lintas udara tetap lancer
- jika diperlukan buatlah nafas buatan
- jangan meletakkan bantal di bawah kepala, tapi letakkanlah di kiri kanan kepala untuk menjaga agar leher tidak bergerak
d) Kalau bantuan medis terlambat, sedang penderita harus diangkat, jangan mencoba memperbaiki letak tulang.
Pasanglah selalu pembelat (bidai) sebelum menggerakkan atau mengangkat penderita.
3) Macam-macam patah tulang dan pertolongan pertamanya
a) Patah lengan bawah Pergelangan Tangan
• Letakkan perlahan-lahan lengan bawah tersebut ke dada hingga lengan membentuk sudut 90 derajat dengan lengan atas, sedang telapak tangan rata di dada
• Siapkan 2 pembelat ( bidai ) yang dilengkapi dengan kain pengempuk, satu untuk membelat bagian dalam, sedang yang lain untuk membelat bagian luar
• Usahakan pembelat merentang dari siku sampai ke punggung jemari
• Aturlah gendongan tangan ke leher sedemikian rupa sehingga ketinggian ujung-ujung jari hanya 7,5-10 cm dari siku
Patah Tulang lengan Atas (siku ke bahu)
• Letakkan tangan perlahan-lahan ke samping tubuh dalam posisi sealamiah mungkin
• Letakkan lengan bawah di dada dengan telapak tangan menempel perut
• Pasang satu pembelat (bidai) yang sudah berlapis bahan empuk di sebelah luar lengan dan ikatlah dengan 2 carik kain di atas dan di bawah bagian yang patah
• Buatlah gendongan ke leher, tempelkan ke lengan atas yang patah ke tubuh dengan handuk atau kain yang melingkari dada dan belatan (bidai)
c) Patah Tulang Lengan Bawah
Letakkan pembelat (bidai) berlapis di bawah telapak tangan, dari dekat siku sampai lewat ujung jemari.
d) Patah Tulang di paha
• Patah tulang di paha sangat berbahaya, tanggulangi shok dulu dan segera panggil dokter
• Luruskan tungkai dan tarik ke posisi normal
• Siapkan 7 pembalut panjang dan lebar
• Gunakan 2 pembelat papan lebar 10-15 cm yang dilapisi dengan kain empuk
• Panjang pembelat untuk bagian luar harus merentang dari ketiak sampai lutut, sedangkan pembelat untuk bagian dalam sepanjang dari pangkal paha sampai ke lutut.
KETRAMPILAN PERTOLONGAN PERTAMA PADA KECELAKAAN
f. Pembalut dan Pembalutan
1) Pembalut
Macam-macam pembalut :
a) Pembalut kasa gulung
b) Pembalut kasa perekat
c) Pembalut penekan
d) Kasa penekan steril (beraneka ukuran)
e) Gulungan kapas
f) Pembalut segi tiga (mitella)
2) Pembalutan
a) Pembalutan segitiga pada kepala, kening
b) Pembalutan segitiga untuk ujung tangan atau kaki
c) Pembungkus segitiga untuk membuat gendungan tangan
d) Membalut telapak tangan dengan pembalut dasi
e) Pembalutan spiral pada tangan
f) Pembalutan dengan perban membentuk angka 8 ke tangan atau pergelangan tangan yang cidera.
2. Budaya Hidup Sehat
Dalam kehidupan sehari-hari pramuka hendaknya memiliki budaya hidup sehat, dengan jalan mendidik agar mereka dibiasakan untuk :
1) Selalu menjaga kebersihan badan, misalnya pemeliharaan kuku, tangan, kaki, pentingnya mandi, pemeliharaan gigi, dsb.
2) Menjaga dan menciptakan kesegaran jasmani dan kesehatan badan, dengan jalan : secara rutin melaksanakan senam pagi, jogging, melatih pernapasan, minum air putih, dsb.
3) Menjaga ketahan tubuh, ketrampilan dan ketangkasan jasmani dengan berolahraga, mendaki gunung, berenang, terbang laying, dsb.
4) Menjaga kebesihan makanan dan minuman, serta meningkatkan pengetahuan tentang gizi.
5) Selalu menciptakan kebersihan rumah dan peralatannya, kebersihan perkemahan pada saat berkemah
6) Memahami berbagai macam penyakit dan penanggulangannya.
PENUTUP
Kegiatan Ketrampilan P3K bagi peserta didik merupakan alat pendidikan watak yang akan dapat meningkatkan ketahanan mental-moral-spiritual, pisik, intelektual, emosional, dan social; serta dapat menambah rasa percaya diri, tanggung jawab dan kepedulian kpada orang lain.
KEPUSTAKAAN
Bahan Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Lanjutan Kwarnas Gerakan Pramuka. Jakarta. 1983.
Langganan:
Postingan (Atom)




